RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penampilan peserta Ramadan Fest Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025 semuanya baik.
Dewan juri untuk menentukan 10 terbaik di kategori A dan B yang berhak lolos grand final butuh ketelitian, sehingga seleksi tertutup itu berlangsung cukup panjang, mulai Jumat (14/3) usai salat tarawih hingga menjelang sahur Sabtu (15/3).
Masing-masing 10 peserta dari kategori A dan B (selengkapnya di grafis), akan kembali diuji kemampuannya dalam menghafal Alquran pada babak grand final pada 19 Maret mendatang.
Sehingga bagi peserta yang lolos 10 besar harus mematangkan persiapan, sisa waktu jelang babak penentuan juara haris dimanfaatkan utuk memaksimalkan muraja’ah.
Perwakilan Dewan Juri Ramadan Fest Tahfidz Quran Khusnul Khotib mengatakan, penjurian untuk menentukan masing-masing 10 peserta kategori A dan B yang lolos ke babak final telah dilakukan.
Semua peserta yang mengikuti Ramadan Fest Tahfidz Quran sudah bagus, hanya sedikit catatan di bacaan kurang maksimal, dan perlu ditingkatkan dengan terus belajar.
Ada empat kriteria penilaian. Mulai dari fasohah, tajwid, suara dan lagu, hingga salam kreatif. ‘’Namun yang paling menentukan pada segi fasohah atau kebenaran bacaan,’’ katanya.
Ustad Khusnul Khotib meminta bagi peserta yang belum masuk atau lolos ke babak grand final lebih semangat dalam hafalan dengan terus belajar.
Berdasarkan hasil penjurian, rerata masih tegang dan kurang santai, kemudian mayoritas masih terburu-buru.
‘’Lebih dijaga mizanul qiroah-nya, standar-standar keseimbangan bacaan yang harus diperhatikan,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana