Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Penetapan 10 Finalis Lomba Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025 Berlangsung Ketat, Seleksi Berakhir hingga Menjelang Sahur

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 16 Maret 2025 | 21:25 WIB
KETAT: Dewan juri menilai peserta Ramadan Fest Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025 sebelum penetepan 10 peserta yang lolos di grand final kategori A dan B (HAKAM ALGHIFARI/RADAR BOJONEGORO)
KETAT: Dewan juri menilai peserta Ramadan Fest Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025 sebelum penetepan 10 peserta yang lolos di grand final kategori A dan B (HAKAM ALGHIFARI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penampilan peserta Ramadan Fest Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025 semuanya baik.

Dewan juri untuk menentukan 10 terbaik di kategori A dan B yang berhak lolos grand final butuh ketelitian, sehingga seleksi tertutup itu berlangsung cukup panjang, mulai Jumat (14/3) usai salat tarawih hingga menjelang sahur Sabtu (15/3).

Masing-masing 10 peserta dari kategori A dan B (selengkapnya di grafis), akan kembali diuji kemampuannya dalam menghafal Alquran pada babak grand final pada 19 Maret mendatang.

Sehingga bagi peserta yang lolos 10 besar harus mematangkan persiapan, sisa waktu jelang babak penentuan juara haris dimanfaatkan utuk memaksimalkan muraja’ah.

Perwakilan Dewan Juri Ramadan Fest Tahfidz Quran Khusnul Khotib mengatakan, penjurian untuk menentukan masing-masing 10 peserta kategori A dan B yang lolos ke babak final telah dilakukan.

Peserta Kategori A dan B yang lolos ke babak final Ramadan Fest Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025.
Peserta Kategori A dan B yang lolos ke babak final Ramadan Fest Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025.

Semua peserta yang mengikuti Ramadan Fest Tahfidz Quran sudah bagus, hanya sedikit catatan di bacaan kurang maksimal, dan perlu ditingkatkan dengan terus belajar.

Ada empat kriteria penilaian. Mulai dari fasohah, tajwid, suara dan lagu, hingga salam kreatif. ‘’Namun yang paling menentukan pada segi fasohah atau kebenaran bacaan,’’ katanya.

Ustad Khusnul Khotib meminta bagi peserta yang  belum masuk atau lolos ke babak grand final lebih semangat dalam hafalan dengan terus belajar.

Berdasarkan hasil penjurian, rerata masih tegang dan kurang santai, kemudian mayoritas masih terburu-buru.

‘’Lebih dijaga mizanul qiroah-nya, standar-standar keseimbangan bacaan yang harus diperhatikan,” ungkapnya. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#penilaian #Tahfidz quran #dewan juri #babak final #radar bojonegoro #alquran #grand final #Festival Tahfidz #ramadan fest