Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Semarak Kemerdekaan, Aneka Hewan dari Kerajinan Gerabah Diarak di Desa Rendeng, Kecamatan Malo

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 2 September 2024 | 06:33 WIB
MERIAH: Festival Gerabah digelar di Desa Rendeng, Kecamatan Malo dengan mengarak aneka hewan dari kerajinan gerabah keliling desa. Desa Rendeng merupakan sentra perajin gerabah. (AHMAD NAWAF TIMYATI F
MERIAH: Festival Gerabah digelar di Desa Rendeng, Kecamatan Malo dengan mengarak aneka hewan dari kerajinan gerabah keliling desa. Desa Rendeng merupakan sentra perajin gerabah. (AHMAD NAWAF TIMYATI F

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Desa Rendeng, Kecamatan Malo berhasil melaksanakan Festival gerabah dengan sangat meriah pada Sabtu (31/08), antusiasme masyarakat warga Desa Rendeng sangat besar untuk mengikuti Festival Gerabah tersebut.

Festival tersebut dimulai dengan start di Wisata Edukasi Gerabah dan finish di Balai Desa Rendeng. Festival Gerabah ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan Pemdes dan masyarakat Desa Rendeng dan sempat vakum dikarenakan adanya Pandemi Covid-19 yang kemudian pada akhirnya berhasil digelar pada tahun ini.

Menurut Kepala Desa (Kades) Rendeng Muslih mengatakan. bahwa adanya festival ini untuk mengangkat budaya warisan turun temurun desa yakni kerajinan gerabah. ’’Festival gerabah ini alasannya ya untuk mengangkat gerabah lagi soalnya kan warisan leluhur yang kita lestarikan agar tidak punah. Soalnya kan ini sudah dari nenek moyang kita dan satu-satunya di Bojonegoro ini ya gerabah yang ada di Rendeng,” katanya.

Beliau juga mengatakan mengenai tujuan dengan adanya festival ini yakni untuk memacu setiap RT untuk saling berkreasi membuat kerajinan dari gerabah. ’’Tujuannya ya untuk memacu setiap RT membuat ikon dengan tema hewan-hewan, dan biasanya celengan Malo kan terkenal hewan macan seperti itu dari dulu. Lha, ini kami coba angkat kembali dan tiap RT kan berbeda-beda hewannya,” ujar Muslih.

Festival ini juga dimeriahkan beberapa kesenian seperti Reog Singo Kumbang Joyo yang berasal dari Blora, drumband, serta kesenian oklik. Selain itu, juga terdapat karnaval dengan tema budaya serta pembagian hadiah doorprize bagi masyarakat Desa Rendeng sebagai bentuk apresiasi kepada Masyarakat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh DPMD serta Sekretaris Daerah (Sekda) Nurul Azizah dikarenakan pada festival tersebut juga terdapat acara Launching Desa Berdaya Wisata Edukasi Gerabah yang dibuka Nurul Azizah.

Dengan berhasilnya acara Festival Gerabah tersebut, Muslih berharap bahwa festival ini akan memajukan citra Desa Rendeng sebagai desa perajin gerabah dan berharap, bahwa karya yang dihasilkan bisa dipajang di desa-desa lain.

’’Harapannya, paling tidak nanti hasil dari fertival tersebut hasil karya gerabah dari setiap RT akan kami pajang di sepanjang jalan jadi, suatu saat ada yang berwisata. berkunjung di Desa Rendeng tahu bahwa desa ini perajin gerabah,” tutupnya. (naw/bgs)   

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#festival #Nurul Azizah #malo #leluhur #wisata edukasi #festival gerabah #bojonegoro #gerabah #kerajinan #kades #doorprize #rendeng #kerajinan gerabah #DPMD