PADA hari Senin, 26 Juni 2023 sekitar pukul 06.30 di handphone (HP) saya masuk telepon dengan nomor tak dikenal. Ketika saya angkat, langsung terdengar suara orang marah-marah. Dia komplain karena koran Jawa Pos Radar Bojonegoro belum sampai di rumahnya. ‘’Padahal biasanya jam setengah enam sudah datang,‘’ ujar pria mengaku dari Babat itu dengan nada kesal.
Alhamdulillah, kemarahannya kemudian mereda. Setelah saya jelaskan kalau mobil ekspedisi yang membawa koran Jawa Pos Radar Bojonegoro dari percetakan di Surabaya mengalami trouble mendadak. Tapi, sudah langsung di-back up dengan mobil lain. Sehingga, tidak lama lagi koran Jawa Pos Radar Bojonegoro akan sampai di rumahnya. ‘’Alhamdulillah kalau gitu, saya tunggu,’’ tukasnya.
Hari ini, 26 Juli 2023 Koran Jawa Pos Radar Bojonegoro tepat berusia 24 tahun. Peristiwa respons pembaca tersebut di atas menjadi inspirasi sekaligus instropeksi sangat berharga bagi kami di usia ke-24. Inspirasi pertama, kejadian tersebut membuktikan kalau koran Jawa Pos Radar Bojonegoro ‘’masih’’ dibaca dan ditunggu-tunggu masyarakat. Diperkuat juga data oplah koran Jawa Pos Radar Bojonegoro yang relatif masih stabil hingga saat ini di wilayah edarnya. Yaitu Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Blora.
Tentu, hal itu menjadi kebanggaan sekaligus pelecut semangat kami untuk tetap terus berkarya dan berinovasi menghasilkan karya-karya jurnalistik terbaik. Sekaligus berkolaborasi dengan semua stakeholder berperan aktif mengembangkan dan memajukan daerah. Karena keberadaan kami memang istikamah untuk mengawal dan membawa daerah menuju ke arah kemajuan.
Inspirasi kedua, meski kejadian seperti itu (koran terlambat) nyaris jarang terjadi, tapi kami harus tetap berkomitmen tiada henti meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Bahkan, dengan kekuatan 43 karyawan yang profesional, kami semakin memantapkan diri memberikan pelayanan secara hybrid sesuai perkembangan era digital atau era industri 4.0. Artinya, pelayanan informasi kami sampaikan kepada masyarakat tidak hanya berupa media cetak, tetapi juga media digital. Baik itu melalui website (radarbojonegoro.jawapos.com), Radar Bojonegoro TV, maupun ragam media sosial (medsos), YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, Twitter, SnackVideo. Bahkan, untuk medsos yang paling digemari para milenial saat ini, yaitu TikTok, follower kami mencapai 2,7 juta. Sehingga cover area kami semakin luas dan tak terbatas. Baik untuk kalangan pembaca koran, maupun penikmat informasi melalui digital.
Tentu, sukses kami tersebut tak lepas dari dukungan dan kerja sama semua stakeholder di Bojonegoro, Lamongan, dan Blora. Mulai loper koran, UMKM, kepala desa, kepala sekolah, aparatur pemerintah, parpol, ormas, tokoh masyarakat hingga kepala daerah (bupati) dan jajaran forkopimda. Atas kerja sama dan kolaborasinya, dengan tulus kami menyampaikan terima kasih telah membuat kami tetap hebat. (*)
Editor : M. Yusuf Purwanto