Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Minat Penonton Jadi Tantangan Komika Lokal, Masih Banyak Bergantung Pesona Talenta Tamu

Hakam Alghivari • Sabtu, 25 April 2026 | 08:30 WIB
OPENMIC: Peserta kompetisi Stand Up Comedy menyampaikan gagasan dengan kemasan komedian. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO
OPENMIC: Peserta kompetisi Stand Up Comedy menyampaikan gagasan dengan kemasan komedian. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Perkembangan stand-up comedy di Bojonegoro dinilai masih memiliki peluang untuk tumbuh. Meski belum seramai kota lain, komunitas lokal melihat adanya potensi jika ekosistem penonton terus dibangun.

Salah satu pelaku stand-up comedy sekaligus anggota Stand Up Indo Bojonegoro, Ahmad Bayhaqi, menyebut minat masyarakat menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan acara.

"Hampir di setiap kabupaten animonya sama saja," ujarnya.

Menurutnya, jumlah penonton stand-up dalam sebuah acara sangat dipengaruhi oleh konsep acara, terutama kehadiran komika tamu atau guest star yang mendukung. Tanpa nama besar, jumlah penonton cenderung terbatas.

Baca Juga: Kenali Fenomena 'Six Seven', Puncak Komedi Absurd ala Gen Alpha yang Bikin Geleng Kepala!

"Kalau tidak ada guest star, biasanya kurang, paling hanya sekitar 50–100 orang. Tapi, kalau ada guest star-nya bisa 200–400," jelasnya.

Meski demikian, lulusan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro itu menilai kondisi tersebut masih terbilang wajar. Ia mencontohkan daerah lain seperti Jombang yang perlahan kini memiliki basis penonton cukup kuat, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

"Contoh Jombang, peminat stand-up-nya ramai, mahasiswa dan anak-anak SMA," terangnya.

Pria yang akrab disapa Bayhaqi itu menambahkan, jika komunitas mampu membangun kedekatan dengan penonton, pertunjukan stand-up comedy di daerah tetap bisa berkembang dan konsisten ramai.

"Tapi, kalau kliknya terbentuk, akan tetap ramai," imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut, komunitas stand-up comedy di Bojonegoro masih terus berupaya membangun panggung dan menarik minat penonton. Harapannya, hiburan berbasis komedi tunggal ini bisa semakin dikenal dan mendapat tempat di tengah masyarakat. (kam/zim)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#guest star #penonton #koma #stand up comedy #bojonegoro