RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kaum gamer kembali harus bersabar menanti untuk memainkan sekuel terbaru serial gim Grand Theft Auto (GTA) keluaran Rockstar Games, GTA VI. Gim yang sudah lama ditunggu-tunggu tersebut kini bakal diluncurkan November tahun depan.
Rockstar selaku pengembang gim video mengumumkan mundurnya rilis pada Jumat pagi (7/11), bersamaan dengan update mingguan untuk GTA Online. Pengembang gim asal Skotlandia tersebut berkilah mereka butuh waktu lebih banyak untuk mengembangkan dan merapikan gim andalan mereka tersebut.
“Kini GTA VI direncanakan untuk diterbitkan pada Kamis, 19 November 2026. Kami meminta maaf atas makin panjangnya waktu untuk menunggu peluncuran gim, namun penantian tersebut juga memberi waktu bagi kami untuk menyelesaikan pengembangan gim dengan kualitas sesuai harapan dan yang layak diterima oleh pemirsa,” bunyi pernyataan resmi Rockstar.
Penundaan ini menjadi penundaan kedua yang dialami oleh GTA VI setelah pertama kali diumumkan akhir 2024 silam. Awalnya, Rockstar menargetkan gim dapat diluncurkan sekitar akhir tahun ini, namun tanpa kepastian bulan.
Namun pada Mei lalu, bersamaan dengan pengenalan latar cerita dan karakter utama gim, Rockstar juga mengumumkan bahwa mereka tidak dapat memenuhi target rilis awal, dan memundurkan tanggal rilis untuk pertama kali. Sedianya, gim yang bakal kembali ke Miami versi virtual tersebut bakal diterbitkan Mei 2026.
Penerbit gim sekaligus induk perusahaan Rockstar, Take-Two Interactive juga mengamini keputusan penundaan tersebut. Dalam wawancara bersama IGN, CEO Take-Two, Strauss Zelnick membenarkan alasan Rockstar yang masih butuh waktu pengerjaan. “Kami ingin memberi waktu agar gim bisa dipoles sebaik mungkin,” ujarnya.
Zelnick juga berkaca pada banyaknya peristiwa rilis gim pada era pandemi dan modern, ketika banyak gim video milik lawan Take-Two dan Rockstar dirilis dalam keadaan rusak dan atau memerlukan perbaikan segera, meskipun dirinya tidak secara langsung menyebut rilis tersebut.
“Ada kalanya ketika kami butuh lebih banyak waktu untuk menyelesaikan title baru dan ternyata hasil kerja kami sepadan. Dan sebaliknya ketika lawan-lawan kami langsung menerbitkan gim tanpa memastikan kesiapan produk mereka, banyak hal buruk yang terjadi. Sehingga saya yakin penundaan ini bakal jadi yang terakhir (untuk GTA VI),” papar Zelnick.
Sebagai perbandingan dan pengingat, beberapa kasus serupa yang menjadi sorotan publik menimpa beberapa titel gim selama satu dekade terakhir, seperti No Man’s Sky, Fallout 76, Cyberpunk 2077 dan lain sebagainya. Sebagian gim seperti No Man’s Sky dan Cyberpunk 2077 perlu waktu bertahun-tahun untuk diperbaiki, sementara sebagian lain bahkan tidak sempat sepenuhnya diperbaiki.
GTA VI sendiri bakal menjadi titel terbaru dalam seri Grand Theft Auto setelah 13 tahun lamanya, dengan titel sebelumnya, GTA V dirilis pada September 2013 lalu. Di luar rilis ulang titel lama milik mereka, gim terakhri yang dikerjakan dan dirilis oleh Rockstar adalah Red Dead Redemption 2, yang dirilis pada Oktober 2018. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana