RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Salah satu serial gim video balap mobil ternama saat ini, Assetto Corsa (AC) mendadak membuat kejutan pada Jumat sore (16/10). Di tengah pengembangan titel terbaru mereka, Assetto Corsa Evo, mereka mengumumkan satu titel lagi yang jauh dari perkiraan penggemar mereka.
Sebelumnya, sejak rilis titel Assetto Corsa perdana pada 2014 hingga Assetto Corsa Evo pada Januari lalu, serial tersebut terkenal sebagai gim simulasi balap mobil di sirkuit dan jalan raya. Namun titel baru kali ini, Assetto Corsa Rally, sesuai namanya berfokus pada balap reli.
Assetto Corsa Rally menjadi titel gim video keempat dalam serial Assetto Corsa, yang digarap oleh studio pengembang Kunos Simulazioni asal Italia. Selain itu, AC Rally juga menjadi titel spin-off kedua setelah Assetto Corsa Competizione pada 2018, yang berfokus pada disiplin balap grand touring (GT).
Yang lebih mengagetkan lagi, AC Rally menjadi titel pertama yang tidak diproduksi oleh Kunos Simulazioni. Alih-alih studio berlogo siluet kucing tersebut, kali ini AC Rally digarap oleh saudara baru mereka, Supernova Games, yang sama-sama berada di bawah 505 Games selaku penerbit.
Dalam rilis kali ini, AC Rally mengikuti jejak AC Competizione, alih-alih melanjutkan langkah AC Evo. Alih-alih menggunakan game engine racikan Kunos sendiri, Supernova memilih mengandalkan arsitektur publik Unreal Engine yang sebelumnya dipakai dalam AC Competizione.
Namun untuk logika simulasi, para pembalap virtual tidak perlu khawatir. Supernova mengklaim selain menghadirkan sistem cuaca, mereka akan mengikuti pakem yang sama seperti saudara tua mereka, dengan simulasi faktor dinamika mobil yang terkenal presisi dan kaya detail.
Baca Juga: Sinopsis Film Dopamin: Sekoper Uang, Mayat Misterius, dan Ujian Cinta Pasangan Muda
“Suhu dan kelembapan udara, jenis permukaan lintasan dan air di jalan akan memengaruhi laju mobil. Elemen-elemen tersebut tidak hanya sekedar tampilan visual saja, namun juga bagian inti dari model simulasi kami yang menuntut pengemudi dapat beradaptasi dengan segala rintangan,” bunyi rilis resmi dari Supernova.
Menurut laman Overtake, proyek ini sebenarnya sudah menjadi bagian dari rencana Kunos Simulazioni sejak 2021 silam. Namun dengan pekerjaan pengembang difokuskan pada AC Evo, AC Rally diposisikan sebagai proyek sampingan sebelum diserahkan kepada Supernova.
Keberadaan proyek ini juga diungkap oleh CEO Kunos Simulazioni, Marco Massarutto pada Juni lalu. Pun demikian, Marco tidak membicarakan soal rilis AC Rally, sehingga pengumuman ini menjadi kejutan untuk banyak pihak.
“Kami berpandangan balap reli perlu simulasi khusus untuk penggemar mereka. Ambil contoh berkendara di jalan tanah atau kerikil, yang membutuhkan simulasi berbeda dibanding berkendara di atas aspal. Selain itu ban mobil yang dipakai untuk balap reli berbeda dengan ban mobil biasa maupun ban mobil balap pada umumnya,” jelas Marco kepada Overtake, mengungkap kenapa proyek AC Rally dikesampingkan saat itu.
Para penggemar balap reli bakal wajib menabung dengan cepat, karena AC Rally dijadwalkan rilis untuk PC (komputer dan laptop) melalui layanan Steam pada 13 November mendatang. Harga rilis awal juga sudah resmi diumumkan, yakni sebesar Rp 420 ribu atau USD 25.
Pada rilis awal, baru akan ada dua reli yang dapat dimainkan, yakni Reli Perancis dengan permukaan aspal, dan Reli Wales dengan permukaan tanah basah. Rencananya, bakal ada tiga reli tambahan seiring berjalannya waktu.
Selain itu, bakal ada 10 mobil dari berbagai masa yang dapat dikendarai, mulai dari tahun 1970an hingga saat ini. Nantinya, bakal ada 20 mobil ekstra yang dapat dikendarai seiring waktu. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana