Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Genie, Make a Wish: Drakor Baru Bae Suzy dan Kim Woo-bin, Fantasi Romantis yang Sarat Kritik

Bhagas Dani Purwoko • Rabu, 8 Oktober 2025 | 03:04 WIB
Genie, Make a Wish.
Genie, Make a Wish.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Netflix kembali menghadirkan drama Korea (drakor) terbaru berjudul Genie, Make a Wish, yang tayang perdana pada 3 Oktober 2025.

Serial ini langsung menarik perhatian karena menghadirkan kombinasi genre yang tak biasa: fantasi, romansa, hingga tragedi, dengan bumbu humor khas K-drama.

Drama ini ditulis oleh Kim Eun-sook, salah satu penulis naskah paling berpengaruh di industri hiburan Korea, dan disutradarai Ahn Gil-ho.

Kehadiran dua bintang besar, Kim Woo-bin dan Bae Suzy, menambah ekspektasi penonton terhadap serial ini.

Kisah Fantasi dengan Sentuhan Romansa

Cerita berfokus pada sosok Iblis, seorang jin yang telah terpenjara selama hampir seribu tahun. Ia mendapat kesempatan untuk kembali bebas, tetapi hanya jika mampu membuktikan bahwa manusia penuh dengan sifat buruk melalui tiga permintaan.

Di masa kini, Iblis bertemu Ka-young, seorang mekanik wanita yang dingin dan tak punya empati. Ka-young ternyata merupakan reinkarnasi dari seorang gadis di masa lalu yang pernah menggunakan seluruh permintaannya demi orang lain.

Pertemuan mereka membuka jalan menuju hubungan rumit antara kebaikan, kejahatan, dan cinta yang tak terduga.

Daya Tarik Utama Drama

1. Premis yang unik

Genie, Make a Wish” tampil beda dengan premis yang jarang dieksplorasi di K-drama. Romansa antara jin dan manusia menjadi elemen sentral yang memberikan warna segar bagi penonton.

2. Karakter kompleks

Tokoh Ka-young digambarkan sebagai wanita yang keras dan tanpa belas kasih, sangat kontras dengan karakter utama perempuan dalam drama romantis biasanya. Hal ini menciptakan dinamika baru yang menantang.

3. Sentuhan multi-genre

Penulis Kim Eun-sook menggabungkan elemen fantasi, romansa, komedi, dan tragedi dalam satu rangkaian cerita. Perpaduan ini menghasilkan alur yang tidak monoton dan mampu memancing rasa penasaran penonton.

4. Visual dan dunia cerita

Kehadiran karakter lain seperti Jinniya dan konflik antar-jin menambah kedalaman dunia fantasi yang dibangun. Alur cerita juga memuat unsur mitologi, pengkhianatan, hingga misteri pembunuhan yang memperkaya lapisan narasi.

Kritik dan Kontroversi

Meski menjanjikan, drama ini tidak lepas dari catatan kritis. Beberapa penonton menilai peralihan suasana dari humor ke tragedi terasa mendadak sehingga mengganggu ritme cerita.

Selain itu, penggunaan nama “Iblis” menuai kontroversi karena dianggap sensitif, terutama di kalangan pemirsa yang menilai istilah tersebut berhubungan dengan simbol keagamaan tertentu.

Poster promosi awal juga dikritik karena kualitas desain yang dianggap tidak sepadan dengan proyek besar ini.

Tak hanya itu, penggambaran karakter Ka-young sebagai sosok tanpa empati juga memicu perdebatan.

Ada yang menganggapnya segar, namun sebagian merasa penggambarannya terlalu dramatis tanpa penjelasan psikologis yang mendalam.

Bagi pecinta K-drama yang ingin mencari tontonan berbeda dengan premis eksperimental, Genie, Make a Wish patut dicoba.

Drama ini menawarkan kisah fantasi romantis yang unik, ditambah penampilan dua aktor papan atas Korea. Namun, bagi yang lebih menyukai cerita linear dengan nuansa aman, serial ini mungkin terasa terlalu rumit dan kontroversial.

Baca Juga: Deretan K-Drama Baru di Netflix Agustus 2025: Dari Pengacara Dingin sampai Koki Nyasar ke Dinasti Joseon

Terlepas dari pro dan kontra, drama ini berhasil menjadi bahan perbincangan di berbagai platform, yang menunjukkan daya tariknya sebagai tontonan yang tidak biasa. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#bae suzy #fantasi #iblis #Romansa #Genie Make A Wish #drakor #netflix #kim woo bin