RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Penantian para penikmat musik Tanah Air akhirnya usai! Festival musik akbar, Pestapora 2025, secara resmi telah mengumumkan jadwal lengkap atau rundown untuk perhelatannya selama tiga hari penuh.
Pengumuman yang paling ditunggu-tunggu ini dirilis melalui akun Instagram resmi mereka (@pestapora) pada Kamis siang (4/9), menjawab semua rasa penasaran dan siap memandu para pengunjung untuk merancang strategi menonton mereka.
Pestapora digelar selama tiga hari berturut-turut, pada Jumat hingga Minggu, 5–7 September 2025, di lokasi strategis Gambir Expo & Hall D2, Kemayoran, Jakarta, Pestapora tahun ini siap menyajikan sebuah perayaan musik kolosal yang melibatkan 270 musisi dari berbagai genre dan generasi.
Perubahan Jadwal: Festival Dimulai Lebih Pagi Demi Kenyamanan
Salah satu informasi paling krusial dari pengumuman ini adalah perubahan jadwal dimulainya festival. Kiki Aulia Ucup, selaku Festival Director Pestapora mengonfirmasi adanya penyesuaian waktu yang signifikan.
Jika sebelumnya festival musik identik dengan acara sore hari, Pestapora 2025 akan membuka gerbangnya jauh lebih pagi, serasa summer festival. Kini telah dipastikan bahwa festival akan dimulai sejak pukul 09.00-21.00 WIB untuk ketiga harinya.
"Perubahan jadwal ini dilakukan demi menyesuaikan dengan kondisi terbaru Indonesia," ungkap Kiki Ucup.
Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa keputusan untuk memulai acara lebih awal diambil demi menjaga kenyamanan serta, yang terpenting, keamanan seluruh pengunjung yang hadir.
Konsep Unik "Bertukar Lagu": Pengalaman Musikal yang Tak Terlupakan
Yang membuat Pestapora 2025 begitu istimewa bukan hanya deretan penampilnya yang masif, tetapi juga adanya konsep unik bertajuk “Bertukar Lagu”.
Dalam konsep ini, sejumlah musisi ternama akan saling membawakan lagu hits dari musisi lain, menciptakan sebuah pengalaman musikal kolaboratif yang langka dan eksklusif untuk panggung Pestapora.
Bayangkan menyaksikan .feast membawakan lagu-lagu energik Barasuara, atau RAN yang bertukar panggung dengan J-Rocks.
Bahkan, akan ada momen magis di mana Kangen Band membawakan lagu-lagu ikonik dari Sheila on 7. Konsep ini menjanjikan momen-momen kejutan yang akan menjadi buah bibir dan kenangan tak terlupakan bagi para penonton.
Panduan Waktu & Panggung: Rundown Pilihan Hari ke Hari
Berikut adalah sebagian jadwal penampil yang telah diumumkan, berfokus pada panggung-panggung utama. Siapkan energimu dan atur strategimu untuk tiga hari penuh musik!
(Catatan: Jadwal ini adalah sebagian dari total 17 panggung yang ada. Untuk detail penampil di setiap panggung, pengunjung diimbau untuk memantau unggahan terbaru di akun Instagram resmi Pestapora).
HARI KE-1: JUMAT, 5 SEPTEMBER 2025
Hari pembuka langsung diisi dengan gebrakan kolaborasi dan penampilan lintas genre yang solid.
-
09.20 - 10.05 WIB: .feast membawakan Barasuara (Boss Stage)
-
09.30 - 10.20 WIB: Irama Pantai Selatan (24 Jamming)
-
10.45 - 11.30 WIB: Ebiet G. Ade & Iwan Fals (Pestapora Stage)
-
10.45 - 11.30 WIB: Mocca membawakan Reality Club (Boss Stage)
-
10.45 - 11.30 WIB: The Jansen membawakan Jason Ranti (Boss Stage)
-
11.05 - 11.50 WIB: The Adams (24 Jamming)
-
13.25 - 14.10 WIB: Hindia membawakan Bernadya (Boss Stage)
-
13.30 - 14.30 WIB: Slank x Sal Priadi (Pestapora Stage)
-
14.40 - 15.25 WIB: Efek Rumah Kaca membawakan Banda Neira
-
14.50 - 15.35 WIB: Bernadya membawakan Hindia (Boss Stage)
-
15.15 - 16.00 WIB: Juicy Luicy membawakan Peterpan (Pestapora Stage)
-
16.10 - 16.55 WIB: RAN membawakan J-Rocks (Boss Stage)
-
16.45 - 17.30 WIB: Soneta Group x Maliq & D'Essentials (Pestapora Stage)
-
18.15 - 19.00 WIB: Danilla on 7 (Sat Set Stage)
-
18.15 - 19.00 WIB: J-Rocks membawakan RAN (Hingar Bingar Stage)
-
19.00 - 20.00 WIB: Kangen Band membawakan Sheila on 7 (Pestapora Stage)
-
19.40 - 20.25 WIB: Barasuara membawakan .feast (Hingar Bingar Stage)
*Detail penampil di setiap stage pada Day 1 Pestapora 2025, klik di sini.
HARI KE-2: SABTU, 6 SEPTEMBER 2025
Hari kedua menjanjikan perpaduan antara pop papan atas, legenda rock, hingga raja dangdut dalam satu panggung.
-
10.15 - 11.15 WIB: NIDJI (Boss Stage)
-
10.45 - 11.45 WIB: TULUS (Pestapora Stage)
-
12.00 - 12.45 WIB: Endank Soekamti (Sat Set Stage)
-
12.45 - 13.30 WIB: JKT48 (Pestapora Stage)
-
13.25 - 14.40 WIB: Slank (Boss Stage)
-
14.15 - 15.00 WIB: Setia Band (Pestapora Stage)
-
14.20 - 15.05 WIB: Nadin Amizah (Hingar Bingar Stage)
-
15.15 - 16.15 WIB: RAN (Sat Set Stage)
-
15.20 - 16.20 WIB: Raisa x Bernadya (Boss Stage)
-
16.00 - 17.00 WIB: The Changcuters (Hingar Bingar Stage)
-
16.15 - 17.30 WIB: Sheila on B-Sides (Pestapora Stage)
-
16.50 - 17.50 WIB: Hindia (Boss Stage)
-
18.10 - 18.55 WIB: Rhoma Irama and Soneta Group (Pestapora Stage)
-
19.40 - 21.25 WIB: A4A CLAN (Pestapora Stage)
*Detail penampil di setiap stage pada Day 1 Pestapora 2025, klik di sini.
HARI KE-3: MINGGU, 7 SEPTEMBER 2025
Hari penutup akan menjadi klimaks perayaan musik dengan kehadiran para legenda dan diva dari dua negara.
-
09.05 - 11.05 WIB: Iwan Fals & Band (Pestapora Stage)
-
09.30 - 10.15 WIB: Maliq & D'Essentials (Boss Stage)
-
10.55 - 11.40 WIB: .feast (Boss Stage)
-
12.30 - 13.20 WIB: Raisa (Pestapora Stage)
-
12.30 - 13.15 WIB: J-Rocks (Boss Stage)
-
13.55 - 14.40 WIB: Gigi (Boss Stage)
-
14.05 - 15.05 WIB: Dato' Sri Siti Nurhaliza (Pestapora Stage)
-
15.30 - 16.30 WIB: Efek Rumah Kaca (Sat Set Stage)
-
15.35 - 16.20 WIB: Barasuara (Boss Stage)
-
16.30 - 17.30 WIB: Ari Lasso (Pestapora Stage)
-
16.30 - 17.15 WIB: Kahitna (Hingar Bingar Stage)
-
16.45 - 17.30 WIB: SORE (Gelanggang Pestapora)
-
17.00 - 17.45 WIB: Bernadya (Boss Stage)
-
18.10 - 18.55 WIB: Denny Caknan (Pestapora Stage)
-
18.25 - 19.10 WIB: Shaggydog (Hingar Bingar Stage)
-
18.45 - 19.45 WIB: Juicy Luicy (Boss Stage)
-
18.55 - 19.40 WIB: OM Lorenza (Sat Set Stage)
-
19.40 - 20.40 WIB: King Nassar (Pestapora Stage)
*Detail penampil di setiap stage pada Day 1 Pestapora 2025, klik di sini.
Dengan jadwal yang telah dirilis, para calon penonton kini dapat mulai menyusun itinerary mereka untuk memastikan tidak ada satu pun penampilan idola yang terlewatkan.
Pestapora 2025 menjanjikan sebuah pengalaman festival yang lebih dari sekadar menonton konser, melainkan sebuah perayaan kreativitas dan kolaborasi musik Indonesia. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko