RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kisah asmara antara Pratama Arhan dan istrinya, Azizah Salsha kembali jadi sorotan setelah Arhan memutuskan mengambil langkah tegas. Tidak tanggung-tanggung, penggawa Timnas Indonesia asal Blora tersebut mengajukan cerai talak kepada perempuan yang akrab disapa Zize tersebut.
Sedianya Arhan telah mengajukan cerai pada 1 Agustus 2025 lalu melalui surat perkara nomor berkas 4274/Pdt.G/2025/PA, yang didaftarkan di Pengadilan Agama Tigaraksa Tangerang. Namun pengajuan cerai baru diketahui oleh publik pada Senin siang (25/8) saat siang kedua, yang tidak dihadiri kedua belah pihak, dilaksanakan.
Belum pasti alasan jelas mengapa Arhan akhirnya mengajukan cerai talak pada putri anggota DPR RI dan penasihat klub Semen Padang FC, Andre Rosiade tersebut. Namun Azizah diketahui sempat tertangkap dalam setidaknya dua kasus perselingkuhan ketika Arhan sedang mengejar jam terbang di luar negeri.
Diketahui sebelum Arhan dan Azizah menikah di Tokyo pada 2023 silam saat Arhan bergabung bersama Tokyo Verdy, sang perempuan sebelumnya menjalin hubungan asmara dengan Philo Paz Armand. Bahkan mereka berdua sempat tertangkap bermain padel bersama beberapa waktu lalu.
Sama seperti Arhan, Philo memiliki latar belakang olahragawan sebagai mantan pembalap mobil. Namun sama pula dengan Azizah, Philo memiliki latar belakang keluarga tersohor sebagai cucu dari Rae Sita, dan putra dari Jennifer Jill, yang sama-sama merupakan aktris nasional.
Semasa aktif membalap, Philo berada di angkatan yang sama dengan sesama pembalap dari keluarga tersohor, Sean Gelael, dan satu angkatan di bawah pembalap Indonesia pertama yang masuk ke Formula 1, Rio Haryanto.
Selain itu Philo juga sempat membalap bersama pembalap internasional yang nantinya terkenal di masa dewasa, seperti Oliver Rowland yang tahun ini jadi juara dunia Formula E, Nicholas Latifi yang terkenal ramah meskipun sering finish di papan belakang F1, Nyck de Vries yang punya darah keturunan Indonesia, Antonio Giovinazzi yang juga teman Sean Gelael dan kini jadi ujung tombak Ferrari di WEC, dan masih banyak lagi.
Semasa kecil, Philo pernah mengikuti kejuaraan dunia gokart CIK-FIA KF1, namun hanya menyelesaikan kejuaraan di peringkat ke-14. Kemudian dirinya melanjutkan petualangan karir ke Formula Renault 2.0 (sekarang dilebur bersama F3 Euroseries jadi Formula Regional Eropa).
Mengikuti jalur karir yang telah dipersiapkan Renault selaku pabrikan mobil, Philo bergabung ke Formula Renault 3.5 (kini sudah buyar) pada 2015 silam. Di ajang ini, Philo yang bergabung dengan tim Pons sempat berduel bersama dengan Sean Gelael, yang bergabung dengan tim Carlin (sekarang Rodin Engineering).
Meskipun tidak sempat menyelesaikan semusim penuh di ajang tersebut, Philo dan Sean sama-sama naik kelas ke GP2 (sekarang Formula 2) pada 2016. Philo bergabung dengan tim Trident, sementara Sean bergabung dengan Campos.
Sean berhasil mengumpulkan 24 poin pada musim penuh pertamanya di GP2 waktu itu, dengan hasil finish terbaik sebagai runner-up di GP Austria yang dilaksanakan di Red Bull Ring. Sementara Philo tidak pernah beranjak keluar dari papan tengah dan gagal membawa pulang satu poin pun, dengan hasil terbaik finish ke-14 di tempat yang sama.
Namun usai musim 2016 Philo mendadak menghilang bak ditelan bumi setelah memutuskan pensiun dini dari dunia balap mobil. Tentu, perjalanan karir Philo jauh lebih pendek dari Rio dan Sean sebagai sesama pembalap mobil Indonesia.
Sebagai pengingat, selepas tersingkir dari F1 Rio Haryanto sempat mencicip balap endurance bersama pria yang kini jadi suami Julie Estelle, David Tjiptobiantoro sepanjang 2018 hingga 2020. Sementara Sean yang juga banting setir ke dunia endurance menjadi yang paling sukses, dengan menempuh karir di kelas LMP2 dan GT3. Bahkan Sean sempat jadi pembalap andalan BMW tahun lalu, sebelum berpindah panji ke McLaren tahun ini.
Philo sendiri diketahui menjalin asmara dengan Azizah setahun sebelum menikah dengan Pratama Arhan, yakni pada 2022. Bahkan mereka melanjutkan hubungan asmara hingga 2023, sebelum Azizah menikah dengan Arhan. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana