RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kabar mengejutkan datang dari pasangan yang baru merayakan ulang tahun pernikahan kedua.
Yakni, pasangan Pratama Arhan dan Azizah Salsha. Saat ini, Instagram Azizah Salsha langsung diserbu netizen.
Pernikahan yang baru berjalan dua tahun dan kerap dijuluki couple goals oleh warganet kini berada di ujung tanduk.
Pemain Timnas Indonesia itu secara resmi telah mengajukan permohonan cerai talak terhadap Azizah Salsha.
Dilansir dari Berita Satu, berdasar Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, nomor berkas 4274/Pdt.G/2025/PA.Tgrs diketahui nama pemohonnya ialah Pratama Arhan dan termohon Azizah Salsha. Klasifikasi perkaranya cerai talak.
Adapun berkas permohonan cerai talak itu didaftarkan pada 1 Agustus 2025. Sidang pertama telah digelar pada 11 Agustus 2025 dengan agenda pemanggilan termohon.
Sidang kedua digelar 25 Agustus 2025 dengan agenda serupa. Pemanggilan termohon untuk upaya mediasi. Sementara itu, Pratama Arhan menunjuk Penasihat Hukum (PH) Singgih Tomi Gumilang.
Reaksi Publik dan Serbuan Netizen
Kabar ini sontak mengejutkan publik dan para penggemar pasangan "Arhan-Zize". Pasalnya, rumah tangga mereka yang dibangun sejak 20 Agustus 2023 di Tokyo, Jepang, terlihat adem ayem.
Keduanya sering membagikan momen kebersamaan yang romantis, membuat banyak orang tidak menyangka pernikahan mereka yang bermula dari lapangan hijau akan berakhir di meja hijau.
Sesaat setelah berita ini menyebar, akun media sosial Instagram milik Azizah Salsha, @azizahsalsha_, langsung "digeruduk" atau diserbu oleh ribuan komentar dari netizen.
Banyak yang mengungkapkan rasa kaget dan tidak percaya, sementara yang lain mencoba memberikan dukungan moril kepada Azizah.
Kolom komentar di unggahan terakhirnya dipenuhi dengan pertanyaan dan spekulasi mengenai penyebab perpisahan ini.
Hingga berita ini diturunkan, baik Pratama Arhan maupun Azizah Salsha belum memberikan pernyataan resmi apa pun kepada publik.
Masyarakat kini menanti klarifikasi langsung dari kedua belah pihak mengenai keputusan besar yang mereka ambil. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko