RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Raksasa gim video Electronic Arts (EA) mengumumkan rilis terbaru dalam seri gim FPS multiplayer mereka, Battlefield 6 pada Sabtu (26/7). Sementara itu, mekanisme mode multiplayer game perang kesohor tersebut bakal diumumkan pada Kamis mendatang (31/7).
Setelah menjelajah latar waktu masa depan melalui rilis Battlefield 2042 pada 2021 lalu, Battlefield 6 kembali ke latar waktu modern terkini melalui rilis Battlefield 6 pada Oktober mendatang.
Berbeda dengan seri Battlefield sebelumnya dimana para pemain berperan dalam perang antar negara, kali ini para gamer akan berperan dalam perang organisasi bangsa melawan perusahaan militer.
Hadir sebagai faksi antagonis baru, Pax Armata (PAX) merupakan sebuah perusahaan militer swasta yang bertujuan menghancurkan blok barat (NATO) untuk mencapai perdamaian dunia. Seperti seri-seri Battlefield sebelumnya, para gamer bebas memilih antara menjadi pasukan NATO atau PAX setiap kali bermain bersama puluhan gamer lain.
Nampaknya para penggemar gim video peperangan tidak sabar untuk menanti kedatangan gim ini untuk platform kesayangan mereka. Alinea Analytics mencatat sekitar 500 ribu, atau setengah juta pemain telah memasang pengingat atau wishlist untuk rilis gim di platform e-commerce Steam hingga Senin (28/7).
“Selain video pengumuman rilis ditonton sejumlah 7,5 juta kali, data kami menunjukkan sekitar 500 ribu pemain telah me-wishlist gim di laman penjualannya sepanjang akhir pekan. 60 persen dari mereka juga bermain Battlefield 2042 sebelumnya,” jelas CEO Alinea Analytics, Rickard Lynder dalam media sosial pribadinya.
Tentu, rilis kali ini bakal jadi angin segar bagi para pecinta peperangan. Selain Battlefield 2042 yang dinilai minim konten pasca rilis, rival serial tersebut, Call of Duty juga dihujani kritik karena semakin dipadati dengan mikrotransaksi, atau pembelian item berbayar dalam gim video. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana