Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

“Mantul!” G‑Dragon Sapa Jakarta dengan Bahasa Indonesia, Bikin Konser Penuh Tawa dan Tangis Haru

Hakam Alghivari • Selasa, 29 Juli 2025 | 20:56 WIB

Photo
Photo

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah delapan tahun penantian panjang, G‑Dragon akhirnya kembali menyapa para penggemar di Indonesia lewat konser solo bertajuk G‑DRAGON 2025 WORLD TOUR [Übermensch].

Konser yang digelar selama dua malam berturut-turut, 25 dan 26 Juli 2025 di Indonesia Arena, Senayan, ini bukan hanya menjadi ajang nostalgia, tapi juga bukti bahwa magnet G‑Dragon sebagai ikon K-pop tak pernah luntur.

Tiket konser dua hari tersebut terjual habis bahkan sebelum minggu pertunjukan dimulai. Ribuan VIP—sebutan untuk fans BIGBANG dan G‑Dragon—berkumpul dari berbagai penjuru Indonesia, bahkan dari luar negeri.

Banyak di antara mereka mengenakan outfit khas ala G‑Dragon, lengkap dengan lightstick dan banner bertuliskan pesan cinta dalam bahasa Korea maupun Indonesia.

Namun, yang benar-benar mencuri perhatian malam itu bukan sekadar penampilan musikal G‑Dragon. Sang bintang hadir bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai entertainer penuh empati yang secara mengejutkan menunjukkan usahanya untuk terhubung lebih dekat dengan para penggemar lewat bahasa lokal.

Dalam beberapa momen di atas panggung, G‑Dragon melontarkan kata-kata berbahasa Indonesia yang membuat penonton tersentak antara kagum dan geli: “Mantul!”, “Mantap!”, hingga “Sayangku!”

“Seru nggak?” tanya G‑Dragon dengan logat khas Korea yang justru terdengar menggemaskan di telinga penonton. Pertanyaan itu dijawab dengan histeria dan gelak tawa. Beberapa fans bahkan tertangkap kamera menangis haru karena merasa “diperhatikan” oleh idolanya dalam cara yang begitu personal.

Kharisma dan Kejutan Sejak Detik Pertama

G‑Dragon membuka konser dengan kekuatan penuh. Lagu pembuka “Power” dibawakan dengan tata cahaya yang dramatis, diiringi teriakan antusias dari penonton yang langsung berdiri sejak nada pertama terdengar. Mengenakan mantel merah bermotif mawar dan mahkota mengilap di kepala, sang idola tampil layaknya seorang kaisar panggung—penuh percaya diri namun tetap membumi.

“Jakarta, aku kembali!” ucapnya setelah lagu kedua, disambut teriakan panjang dari para VIP yang sudah lama menanti kehadirannya. G‑Dragon lalu menyapa dengan hangat, “Halo Indonesia, mana suaranya?” Sebuah sapaan sederhana yang memantik energi emosional dari penonton yang sebagian besar telah mengikuti kariernya sejak masa debut bersama BIGBANG.

Bahasa Indonesia Sebagai Jembatan Emosional

Yang membuat konser ini terasa istimewa bukan hanya pada kualitas produksi atau deretan lagu hit yang dibawakan, tetapi juga kehangatan interaksi yang ditawarkan.

Di tengah konser, G‑Dragon mulai bermain-main dengan kata-kata Indonesia. Ia menyapa dengan, “Mantul! Mantap! Sayangku!”—kata-kata yang lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari anak muda Indonesia, tapi terdengar begitu spesial saat diucapkan oleh seorang bintang kelas dunia.

“’Sayangku’ itu benar, ya? Bagus?” tanya G‑Dragon dengan wajah polos yang membuat seluruh penonton meleleh. Ia bahkan sempat menirukan suara fans yang meneriakkan kata-kata gaul dari tribun, dan mencoba memahaminya, “Mantul? Apa itu?” sambil tersenyum bingung. Interaksi ini terjadi bukan satu atau dua kali, melainkan berulang di sepanjang konser, menambah kesan bahwa ia benar-benar ingin membangun kedekatan emosional yang otentik.

Tidak heran jika banyak penggemar mengunggah momen-momen ini ke media sosial, membuat tagar #GDragonSayangku dan #MantulOppa sempat menjadi trending topic di Indonesia.

Lebih dari Sekadar Konser

Salah satu momen paling menyentuh dalam konser terjadi ketika G‑Dragon membawakan lagu “I Belong To You”. Ia turun dari panggung utama, berjalan ke bagian depan untuk menyentuh tangan penggemar, dan naik ke crane demi menyapa penonton yang duduk di tribun atas. Gerakan ini bukan hanya simbolis, tetapi menunjukkan niat nyata untuk menjangkau semua orang di arena malam itu.

“Saya sangat merindukan kalian,” katanya dalam bahasa Inggris. “Kalian selalu ada dalam hatiku, meskipun kita terpisah lama.” Banyak yang tak bisa menahan air mata, terutama mereka yang telah tumbuh besar bersama musik dan gaya hidup yang diperkenalkan oleh G‑Dragon sejak awal era K-pop generasi kedua.

G‑Dragon Tetap di Puncak Permainan

Meski sempat vakum dari dunia hiburan karena wajib militer dan urusan pribadi, G‑Dragon menunjukkan bahwa ia masih berada di puncak permainannya. Dari vokal, karisma, interaksi, hingga pemilihan setlist dan aransemen musik, semua dikurasi dengan sangat matang. Ia tak hanya memanjakan fans lama, tapi juga menarik perhatian generasi baru yang baru mengenalnya dari media sosial dan platform streaming.

Konser ini adalah bentuk comeback yang bukan hanya ditunggu, tapi juga dikenang. G‑Dragon berhasil menjadikan panggung Jakarta sebagai ruang temu yang hangat, lucu, emosional, dan penuh cinta. (kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#konser #g-dragon #jakarta