RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Nama Erika Carlina menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Perempuan kelahiran 1993 itu speak-up soal kabar kehamilan yang selama ini ia simpan.
Dalam perbincangan bersama Deddy Corbuzier, Erika tampil tenang namun penuh ketegasan saat mengungkap bahwa dirinya kini tengah hamil sembilan bulan dan akan melahirkan pada 8 Agustus 2025.
Dalam podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier yang tayang pada 18 Juli 2025, Erika mengungkap bahwa dirinya kini tengah hamil sembilan bulan dan bersiap melahirkan pada 8 Agustus 2025.
Selain itu, bintang film Pabrik Gula tersebut juga punya keinginan menjadi sosok ibu bagi anaknya di masa depan.
“Mau jadi ibu yang kuat, karena dunia keras banget. Nggak pernah tahu harus percaya sama siapa, nggak pernah tahu akan terjadi apa. Kadang sesuatu yang udah kita rencanakan, mungkin dari kecil, cita-cita, karena kita sendiri yang ngerusakin, jadi fatal ke depannya. Aku nggak bisa nyalahin siapa-siapa dengan kondisi aku yang seperti ini,” ujar Erika dalam podcast.
Lebih lanjut, Erika dengan jujur mengakui kesalahan atas keputusan yang pernah diambilnya. Ia pun mengatakan siap menanggung konsekuensi dari situasi yang ia hadapi saat ini.
Baca Juga: Jack O'Lantern: Kisah di Balik Labu Berukir Simbol Halloween
“Aku salah, Om. Makanya aku mau tanggung jawab,” lanjutnya.
Erika sendiri juga menyebut bahwa ia tidak ingin bergantung pada ayah biologis dari anak yang dikandungnya. Ia menegaskan fokusnya kini hanya pada kelahiran dan masa depan anaknya. Namun, dirinya mengaku telah mendapat teror melalui pesan singkat di media sosial.
Pernyataan Erika itu langsung menjadi perbincangan di media sosial. Banyak warganet yang memberikan dukungan atas keberaniannya berbicara secara terbuka dan bertanggung jawab, terlebih karena ia menyampaikan semuanya tanpa menyalahkan pihak manapun. MEski begitu, kehamilan di luar nikah tersebut juga tidak benarkan.
Erika mengungkap bahwa dirinya dijadwalkan melahirkan pada 8 Agustus 2025, hanya dua hari sebelum ulang tahunnya yang ke-32 pada 10 Agustus. (kam)
Editor : Hakam Alghivari