Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Preview Jurassic World: Rebirth – Film Dinosaurus Paling Mencekam Sejak Era Spielberg

Hakam Alghivari • Sabtu, 28 Juni 2025 | 00:21 WIB
Tumbnail Trailer Jurassic world: Rebbith.
Tumbnail Trailer Jurassic world: Rebbith.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Detail plot masih dirahasiakan, namun Jurassic World: Rebirth dilaporkan akan membawa franchise dinosaurus ini ke arah yang lebih gelap dan intens—mendekati nuansa horor dan thriller seperti film orisinal Jurassic Park (1993).

Berbeda dari trilogi Jurassic World sebelumnya, film ini tidak akan menampilkan karakter lama, melainkan memperkenalkan sekelompok karakter baru yang harus bertahan di dunia di mana dinosaurus kini hidup bebas.

Scarlett Johansson didapuk sebagai pemeran utama yang memimpin para tokoh baru dalam sebuah petualangan penuh bahaya dan ketegangan. Ceritanya akan mengeksplorasi konsekuensi dari koeksistensi antara manusia dan makhluk prasejarah yang kini menjadi ancaman nyata.

Apa yang Membuat Rebirth Berbeda?

Setelah Jurassic World: Dominion (2022) menuai respons campur karena terlalu fokus pada aksi dan CGI, Rebirth muncul dengan pendekatan berbeda. Disutradarai oleh Gareth Edwards (Godzilla, Rogue One) dan ditulis oleh David Koepp—penulis skenario Jurassic Park dan The Lost World—film ini berusaha mengembalikan ketegangan dan rasa takut alami dari pertemuan manusia dengan predator purba.

Scarlett Johansson berperan sebagai Zora Bennett, seorang ilmuwan kuat dan kompleks yang terjebak dalam misi biologis yang berubah menjadi mimpi buruk. Alih-alih menampilkan kisah keluarga atau romantisasi ilmiah, Rebirth dikemas sebagai survival story dengan atmosfer tegang, minim lelucon, dan sarat dengan bahaya nyata.

Dalam wawancara eksklusif dengan Entertainment Weekly, Johansson menggambarkan karakternya sebagai “sosok cerdas, kuat, dan no-nonsense yang membawa rasa urgensi moral ke dalam konflik.”

Kembali ke Akar: Horor, Ketegangan, dan Alam Liar

Berbeda dari tone petualangan dan aksi di film-film Jurassic World, Rebirth membangun ulang fondasi waralaba: rasa gentar saat manusia berhadapan langsung dengan kekuatan alam yang tak bisa dikendalikan. Film ini disebut akan menghadirkan momen-momen sunyi, jump-scare, dan ancaman yang datang tiba-tiba—menggugah kembali memori akan film pertama garapan Steven Spielberg.

Dari laporan penggemar yang menghadiri screening awal, disebutkan bahwa Rebirth punya adegan T-Rex berdurasi 8 menit yang dianggap sebagai “momen terbaik di seluruh film", menampilkan intensitas dan kekacauan yang sangat realistis.

Namun ada pula catatan: kemunculan raptor tergolong singkat, dan beberapa penonton mempertanyakan kehadiran spesies hibrida baru seperti Distortus Rex—dinosaurus mutan berkaki enam yang membawa ancaman lebih aneh daripada menyeramkan.

Ekspektasi Penonton dan Arah Masa Depan Franchise

Reaksi awal kritikus dan penggemar cukup terbelah—ada yang menyebut film ini sebagai "penyegaran yang berani", sementara sebagian lain merasa "terlalu jauh dari formula mainstream." Namun hampir semua sepakat bahwa Rebirth menawarkan gaya baru yang lebih artistik dan matang.

Gareth Edwards berhasil mengarahkan film ini menjadi sesuatu yang lebih mirip Jurassic Park versi dewasa, dengan tone kelam dan visual yang realistis.

Menurut kabar dari Variety dan The Hollywood Reporter, Universal Pictures kemungkinan besar menyiapkan Rebirth sebagai awal dari trilogi baru, jika performa box office dan respons penonton mendukung.

Jurassic World: Rebirth adalah jawaban bagi penggemar lama yang ingin melihat franchise ini kembali ke akar: bukan tentang teknologi canggih atau aksi spektakuler, tapi tentang apa jadinya jika manusia benar-benar harus hidup di dunia yang bukan lagi miliknya. Dengan Scarlett Johansson sebagai wajah baru dan pendekatan thriller-survival yang lebih matang, film ini berpotensi jadi titik balik dari waralaba yang sempat kehilangan arah. (kam)

Editor : Hakam Alghivari
#sinopsis Jurassic World Rebirth #sinopsis #Jurassic World Rebirth 2025 #film dinosaurus terbaru #film #preview