RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Duo post punk Sukatani sukses mengguncang gigs di Kecamatan Cepu dalam konser bertajuk Weekend Destroy Moshpit Mayhem, Minggu (1/6). Meski tidak membawakan single populer Bayar Bayar Bayar, penampilan band asal Purbalingga ini tetap disambut antusias oleh ratusan penonton.
Haydar Nur Auliya, ketua panitia sekaligus mahasiswa STTR Ronggolawe Cepu menjelaskan, bahwa event ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi dan regenerasi antara musisi senior dan junior. Ia menyampaikan, bahwa event ini merupakan agenda tahunan yang sempat terhenti selama pandemi.
’’Kami berharap para senior tetap membimbing generasi muda dan menjaga tali silaturahmi,” tuturnya. Adapun alasan panitia memilih Sukatani sebagai penampil utama, karena popularitas band ini di kalangan penikmat musik punk lumayan tinggi.
Haydar juga menambahkan bahwaratusan tiket terjual habis. ’’Meski lagu Bayar Bayar Bayar tidak dibawakan, antusiasme penonton tetap tinggi,” imbuhnya.
Di sisi lain, Akbar, penonton asal Bojonegoro, mengungkapkan, kekecewaannya karena lagu favoritnya tidak dibawakan. ’’Saya datang karena ingin melihat Sukatani menyanyikan lagu Bayar Bayar Bayar bareng, tapi sayang tidak dimainkan,” ungkapnya.
Konser ini juga dimeriahkan oleh berbagai band lokal dan luar kota, antara lain Killer of God, Ashgore (Semarang), Diesucktion, Non Block, Bebas Pukul (Bojonegoro), Necroclysmic, Cryptogod, Four Syndicate, Stupid Reality (Cepu), Respect Parent (Tuban), dan Differents (Tuban). (hul/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko