RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Serial gim horor ikonik asal Indonesia, DreadOut resmi menerima gim ketiga tahun depan. Pengembang gim tersebut, Digital Happiness resmi mengumumkan rilis DreadOut 3 untuk platform PC, dan gim tersebut sudah dapat di-wishlist di Steam sejak Selasa (14/5) bagi mereka yang ingin menunggu tanggal rilis resmi.
Serial DreadOut pertama kali rilis melalui gim DreadOut pada 2014 lalu, mengisahkan seorang siswi SMA, Linda Meilinda yang memiliki kekuatan supranatural untuk melihat sosok-sosok mistis setelah berkunjung ke sebuah daerah yang digentayangi berbagai hantu. Sama seperti gim yang menjadi inspirasi DreadOut, yakni Fatal Frame, pemain ditugaskan mengontrol Linda untuk menemukan dan mengusir hantu lokal Indonesia menggunakan kamrea smartphone miliknya sambil memecahkan berbagai teka-teki.
Seri DreadOut telah menelurkan tiga gim dan satu film dalam negeri. Selain DreadOut pada 2014, Digital Happiness juga merilis DreadOut: Keepers of The Dark pada 2015 sebagai suplemen dari gim pertama, serta sekuelnya, DreadOut 2 pada 2020. Gim pertama juga diadaptasi menjadi film pada tahun 2019 oleh Kino Stamboel dan GoodHouse Production, dengan Caitlin Halderman memerankan Linda.
Pengumuman DreadOut 3 sendiri diluncurkan bertepatan dengan ulang tahun ke-10 rilis DreadOut. Sesuai jarak antara kedua gim tersebut, Linda kini ditampilkan telah tumbuh dewasa sebagai ‘penjaga kegelapan’, namun masih mengandalkan smarphone untuk berburu mahluk mistis. Dan kini, smartphone Linda juga dilengkapi aplikasi Ghostpedia untuk menelusuri sejarah dari sosok mistis yang berhasil ditangkap.
Direktur Ekesutif DreadOut 3 sekaligus pendiri Digital Happiness, Rachmad Imron mengklaim DreadOut 3 akan tetap mempertahankan pakem yang diterapkan serta menyesuaikan fitur sesuai masukan dari penggemar serial tersebut, termasuk penggunaan sosok mistis dari mitos lokal.
“Indonesia sebagai negara kepulauan dengan mitos dan kisah menarik menjadikannya sebagai suplemen dan inspirasi luar biasa untuk memperkenalkan hantu-hantu baru dalam DreadOut 3,” jelas Rachmad dalam video rilis pengumuman gim tersebut.
Tentu sesuai pakem gim, Rachmad tetap mengutamakan unsur horor dalam menyusun kisah dan permainan DreadOut 3. “Kami tetap mengedepankan aspek horor dengan menjaga keasyikan dalam berpetualang di alam DreadOut,” lanjutnya.
Penjelajahan di DreadOut 3 bakal meneruskan model eksplorasi non-linier (Pemain dapat bergerak bebas kemana saja) dari DreadOut 2. Untuk urusan grafis, DreadOut 3 akan menggunakan mesin gim Unreal Engine 5 yang telah banyak diadopsi di industri gim modern.
Tidak hanya mengumumkan DreadOut 3, Digital Happiness juga merayakan ulang tahun DreadOut dengan merilis ulang DreadOut dan DreadOut: Keepers of The Dark dalam bentuk paket remaster. Kedua gim tersebut telah dapat ditebus di Steam berbarengan dengan munculnya wishlist DreadOut 3.
Meskipun belum ada tanggal rilis pasti, Rachmad menargetkan rilis pada tahun 2026 mendatang. Bahkan dengan nada bercanda, tim Digital Happiness mengklaim DreadOut 3 bakal rilis setelah Grand Theft Auto (GTA) VI. Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Rockstar Games selaku pengembang seri GTA memutuskan menunda rilis GTA VI dari September 2025 menjadi Mei 2026. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana