Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Gagal Bangun Rumah, Hubungan Rumah Tangga Hancur

Hakam Alghivari • Kamis, 19 Oktober 2023 | 23:05 WIB
Ilustrasi Cerai (Ainur Ochiem/R.Bjn)
Ilustrasi Cerai (Ainur Ochiem/R.Bjn)

 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Marpethuk, nama samaran, tidak tahan atas ketidakjujuran istrinya Margenuk. Dikirimi uang transferan dari luar negeri setiap bulan, ternyata uangnya tidak ditabung.

‘’Dia tidak menjawab jujur, heran saja tidak ada tabungan,’’ katanya.

Marpethuk menjadi tenaga kerja Indonesia di negeri tetangga sejak 2002. Tiga tahun kemudian, dia menikahi Margenuk. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak.

Empat tahun terakhir, hubungan Marpethuk dengan istrinya kurang harmonis. Salah satu pemicunya, masalah keuangan.

Marpethuk yang tak ingin terus – terusan tinggal di rumah mertua, berencana membangun rumah sendiri. Dia kemudian menanyakan kiriman uangnya kepada istrinya untuk biaya tambahan. Namun, Margenuk mengatakan tak memiliki tabungan.

Marpethuk yang curiga, ingin mengecek buku rekening. Margenuk melarangnya. ‘’Nyatanya tidak ada uangnya,’’ ujarnya.

Hingga akhirnya, selain gagal membangun rumah, Marpethuk juga ‘’meruntuhkan’’ rumah tangganya. Dia mengajukan cerai talak di Pengadilan Agama kelas I A Lamongan. ‘’Ini sudah sidang lima kali,’’ katanya.

Awalnya, Marpethuk membayangkan sidangnya bakal cepat selesai. Pada sidang pertama, Margenuk hadir. Sidang kedua tidak hadir, namun sidang ketiga hadir. ‘’Sidang terakhir ternyata datang,’’ ujarnya.

‘’Minta (dinafkahi) Rp 3 juta, saya berikan,’’ katanya. (sip/yan)

Editor : Hakam Alghivari
#uang #pa #istri #mertua #rumah tangga #penceraian #lamongan #sidang #pengadilan agama #transferan uang