Pemkab Blora Matangkan Persiapan Pembukaan Pasar Ngawen

Rahul Oscarra Duta • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 09:15 WIB
SEGERA DITEMPATI LAGI: Setelah menjalani rehabilitasi pascakebakaran, Pasar Ngawen dijadwalkan kembali ditempati pedagang pada Jumat (30/10) mendatang. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
SEGERA DITEMPATI LAGI: Setelah menjalani rehabilitasi pascakebakaran, Pasar Ngawen dijadwalkan kembali ditempati pedagang pada Jumat (30/10) mendatang. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM  – Pasar Ngawen dijadwalkan kembali ditempati pedagang pada Jumat (30/10) mendatang. Setelah menjalani rehabilitasi pascakebakaran, pasar tradisional tersebut segera kembali menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat Kecamatan Ngawen dan sekitarnya.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan, pihaknya menargetkan seluruh persiapan rampung sebelum tanggal tersebut. Mulai penataan tempat usaha, pengaturan perpindahan pedagang, hingga kesiapan operasional pasar menjadi perhatian agar pembukaan berjalan lancar.

‘’Saya berharap proses perpindahan ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif. Saya minta seluruh pihak terkait mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ujar Arief.

Baca Juga: Bupati Blora Tegaskan Lapak Pasar Ngawen Dilarang Diperjualbelikan

Seperti diketahui, Pasar Ngawen direhabilitasi setelah kebakaran pada 9 Januari 2024, yang menghanguskan sejumlah bagian pasar dan mengganggu aktivitas perdagangan. Peristiwa tersebut berdampak pada mata pencaharian pedagang, yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas jual beli di pasar.

Bupati Arief menjelaskan, pembangunan kembali yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum sejak November 2025, diharapkan menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih baik dan nyaman.

Baca Juga: Pasar Ngawen Tak Kunjung Bisa Ditempati

‘’Dengan jadwal pembukaan yang telah ditetapkan, pedagang kini menantikan momentum untuk kembali beraktivitas di pasar tersebut,” jelasnya.

Ia merinci, pasar hasil rehabilitasi itu memiliki kapasitas 835 tempat usaha, terdiri atas 155 kios dan 680 los. Sementara itu, jumlah pedagang yang perlu difasilitasi mencapai 924 orang, termasuk pedagang dasaran.

Arief berharap, persiapan menjelang pembukaan dilakukan secara matang sehingga pasar dapat segera berfungsi optimal setelah ditempati kembali. ‘’Kami juga berharap pasar kembali ramai dan mampu menggerakkan perdagangan serta perekonomian warga Ngawen dan wilayah sekitarnya,” pungkasnya. (hul/ind)

Editor : Hakam Alghivari
bupati arief rohman Pasar Ngawen blora