Bupati Bojonegoro Minta Hibah UEP untuk Modal Usaha

Dewi Safitri • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 10:45 WIB
EKONOMI: Pelaku UMKM mendapat bantuan usaha ekonomi produktif Rp 1 juta. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
EKONOMI: Pelaku UMKM mendapat bantuan usaha ekonomi produktif Rp 1 juta. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Rp 1,549 miliar (M) mulai diarahkan untuk menggerakkan usaha warga miskin di Bojonegoro.

Bantuan Rp 1 juta per penerima itu diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan tunai, melainkan benar-benar menjadi modal untuk menguatkan usaha. Utamanya, bagi 1.549 penerima yang tersebar di 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan, bahwa bantuan harus digunakan sesuai tujuan program. Terutama untuk memperkuat usaha yang sudah dirintis penerima.

Baca Juga: Harya Susiana, Pemilik Toko Kopi Djadoel: Awal Usaha Dikira Toko Tembakau

“Bantuan ini untuk membantu usaha Bapak dan Ibu sekalian yang terdata di Desil 1–5, walaupun jumlahnya mungkin tidak terlalu banyak. Bapak dan Ibu bisa menggunakannya dengan baik untuk memperkuat dan memajukan usaha,” ujarnya.

Menurut Bupati Wahono, pemanfaatan bantuan secara tepat menjadi salah satu kunci agar program tidak sekadar menyelesaikan penyaluran. Melainkan memberikan dampak yang lebih panjang terhadap keberlangsungan usaha dan kondisi ekonomi keluarga penerima.

Bupati juga berharap, program tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus membuka peluang perbaikan kualitas kehidupan generasi berikutnya.

Baca Juga: Pagu di P-APBD Rp 1,5 Miliar, Pencairan Bansos UMKM Belum Jelas

"Bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha masyarakat, baik untuk modal usaha maupun pembelian peralatan," tutur pria kelahiran Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo itu.

Bupati berpesan bantuan yang diterima tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif pribadi. Dengan begitu, tujuan untuk penguatan ekonomi masyarakat bisa tercapai.

"Manfaatkan uang ini dengan baik untuk menambah perbaikan usaha," tegasnya. (ewi/msu)

Editor : Hakam Alghivari
usaha ekonomi produktif Hibah bojonegoro bantuan