Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Yana Dwi Kurniya Wati • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 07:50 WIB
HARGA NAIK: Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
HARGA NAIK: Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Uang belanja ibu rumah tangga harus ditambah. Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram (Kg), dari sebelumnya Rp 12.000 per kg.

‘’Sekarang sudah tidak jual dengan harga Rp 12 ribu atau Rp 13 ribu untuk beras,” kata Toni pemilik salah satu toko kelontong di Kecamatan Kota, Kamis (1/10).

Menurut dia, kini menjual di kisaran Rp 14,5 ribu per kg untuk beras medium dan Rp 15 ribu sampai Rp 15,5 ribu untuk beras premium. ‘’Rp 14,5 ribu itu yang beras biasa, yang bagus sampai Rp 15,5 ribu per kg,” katanya.

Baca Juga: Penyaluran Beras SPHP Bulog Cabang Bojonegoro Telah Melampaui Target

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro Umar Said mengatakan, di tengah dinamika pasokan dan harga beras khususnya premium, pihaknya menyiapkan 200 ton beras. ‘’Untuk memperkuat pasokan dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dia mengklaim, hal tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan natara ketersediaan bahan baku, harga jual, dan daya serap pasar. Selain itu, kata dia, juga mengambil langkah konkrit ketika ada kebutuhan yang perlu segera dipenuhi selain melakukan pemantauan kondisi pasar. 

‘’Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan pasar, kami siapkan 200 ton beras premium untuk mengisi pasar. Selanjutnya, kami akan terus memantau kebutuhan masyarakat dan memastikan pasokan tetap berjalan,” katanya. (yna/msu)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
bulog bojonegoro pasar harga beras toko kelontong