RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Usaha konveksi yang sempat kebanjiran pesanan menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI kini mulai kembali ke kondisi normal. Lonjakan permintaan yang terjadi sejak pertengahan tahun mulai mereda setelah momentum Agustusan berlalu.
Pengusaha konveksi asal Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, Qohar mengatakan, pesanan saat ini kembali seperti hari-hari biasa. Meski tidak lagi membludak seperti beberapa bulan sebelumnya, order tetap masuk secara rutin.
“Sudah normal. Tidak banyak, tetapi ya ada,” ujarnya.
Baca Juga: Harga Bahan Baku Tekstil Naik, Pengusaha Konveksi Sesuaikan Harga Produksi
Pemilik toko konveksi di Jalan Pondok Pinang Nomor 36, Ngrowo, tersebut menjelaskan, peningkatan pesanan mulai terasa sejak pertengahan Juni. Kondisi itu berlanjut hingga Juli, Agustus, dan September. Periode tersebut menjadi salah satu masa dengan permintaan yang lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.
Saat ini, Qohar menerima sekitar 270 hingga 300 potong pesanan setiap pekan. Jumlah tersebut menurun dibandingkan saat permintaan meningkat yang mencapai sekitar 300 hingga 370 potong per pekan.
Baca Juga: Ekonomi Global Bergejolak, Kemenkeu Siapkan 3 Mesin Baru untuk Jaga Ekonomi RI
“Per minggu sekitar 270–300 pcs. Kalau kemarin (saat momen Agustusan) sekitar 300–370 pcs,” katanya.
Untuk jenis pesanan, dia menyebut permintaan pada September relatif berimbang. Dua produk yang masih banyak dipesan adalah jersey dan pakaian dengan sablon manual.
“Bulan ini imbang. Jersey sama sablon manual,” pungkasnya. (ewi/zim)
Editor : Hakam Alghivari