RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Bisnis bakery di Bojonegoro dinilai masih memiliki prospek yang menjanjikan. Hal itu terlihat dari terus bermunculannya gerai cake and bakery baru, baik yang dirintis pengusaha lokal maupun pelaku usaha dari luar daerah.
Owner Restu Bread and Cake Sholikin mengatakan, persaingan bisnis bakery di Bojonegoro saat ini semakin ramai. Sejumlah merek lokal hingga brand dari luar daerah mulai meramaikan pasar.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk roti dan kue masih cukup tinggi.
“Bisa dilihat saat ini banyak bermunculan toko roti baru,” tuturnya kepada Radar Bojonegoro.
Sholikin menjelaskan, permintaan cake and bakery datang dari berbagai segmen. Selain pembelian secara eceran atau ritel, pesanan dalam jumlah besar juga cukup tinggi, terutama untuk kebutuhan acara dan hajatan.
Baca Juga: Manfaatkan KUR, Warung Soeka Sukses Kembangkan Usaha Jadi Bakery Favorit di Sumenep
Untuk pesanan partai besar, produk yang paling banyak diminati adalah roti. Permintaan tersebut biasanya digunakan sebagai sajian maupun bingkisan dalam berbagai kegiatan masyarakat.
“Permintaan seperti ini memang cukup tinggi,” jelasnya.
Menurut Sholikin, pasar bakery tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan. Sejumlah pelaku usaha mulai memperluas pasar hingga ke wilayah kecamatan dan perdesaan.
Hal tersebut tidak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat. Menurut dia, pola konsumsi warga di kecamatan dan desa saat ini semakin mendekati masyarakat perkotaan.
“Cabang kami yang ada di kecamatan permintaannya juga cukup bagus. Sama dengan yang ada di cabang kota,” ujar pria asal Kecamatan Gondang tersebut.
Di tengah persaingan yang semakin ketat, pelaku usaha bakery dituntut terus beradaptasi. Perubahan selera konsumen membuat inovasi menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan pasar.
Baca Juga: Sisa 18 Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Belum Pindah ke TPS Pasar Wisata
Karena itu, Sholikin terus melakukan pengembangan, baik dari sisi produk maupun konsep toko. Langkah tersebut dilakukan agar usahanya tetap mampu bersaing di tengah banyaknya pemain baru.
“Kalau tidak begitu, kita akan kalah bersaing dengan kompetitor,” jelasnya. (zim)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah