RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pembayaran tunai masih menjadi pilihan utama konsumen dalam pembelian sepeda motor di Bojonegoro.
Sementara bagi konsumen yang menggunakan pembiayaan kredit, tenor 35 bulan memiliki porsi lebih besar dibandingkan tenor yang relatif pendek.
Kepala Cabang MPM Bojonegoro Irvan Rosyadi mengatakan, pola transaksi tersebut terlihat hingga pertengahan tahun. Pembelian secara tunai masih cukup banyak, meski skema kredit juga menjadi pilihan sebagian konsumen.
“Sampai pertengahan tahun banyak konsumen beli cash dan kredit,” ujarnya.
Pilihan pembayaran tersebut terbagi dalam beberapa skema. Selain transaksi tunai, konsumen dapat memilih pembiayaan dengan tenor berbeda sesuai skema yang tersedia.
Irvan menyebut, pembayaran tunai mencapai 70 persen dari keseluruhan transaksi. Sementara kredit dengan angsuran 35 kali sebesar 20 persen dan kredit dengan tenor kurang dari 35 bulan mencapai 10 persen.
“Cash 70 persen, angsuran 35 kali 20 persen, di bawah 35 kali sebanyak 10 persen,” bebernya.
Komposisi tersebut menunjukkan pembayaran tunai masih mendominasi transaksi sepeda motor. Porsinya lebih dari dua kali lipat dibandingkan keseluruhan transaksi kredit yang mencapai 30 persen.
Pada transaksi kredit, tenor 35 bulan memiliki porsi dua kali lebih besar dibandingkan kredit dengan tenor kurang dari 35 bulan. Pola ini menjadi bagian dari pilihan konsumen ketika menentukan skema pembiayaan kendaraan.
Bagi konsumen, pilihan pembayaran secara tunai maupun kredit memiliki konsekuensi berbeda. Pembelian tunai menyelesaikan pembayaran dalam satu transaksi, sedangkan kredit membagi pembayaran dalam periode tertentu sesuai tenor yang dipilih. (kam/bgs)