Bulan Kemerdekaan, Jasa Sewa Maskot Masih Sepi Pesanan

Dewi Safitri • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 08:30 WIB
MASKOT: Memasuki Agustus ini jasa sewa maskot masih sepi. Diperkirakan pertengahan Agustus baru banjir pesanan. (REZA ARDIYANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
MASKOT: Memasuki Agustus ini jasa sewa maskot masih sepi. Diperkirakan pertengahan Agustus baru banjir pesanan. (REZA ARDIYANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM  – Momen menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mulai berdampak pada sebagian pelaku usaha di Bojonegoro.

Penyewaan maskot untuk memeriahkan berbagai kegiatan Agustusan mulai diburu masyarakat. Namun, kondisi tersebut belum dirasakan merata. Pelaku usaha dekorasi justru menyebut pesanan lebih dipengaruhi musim hajatan dibanding perayaan kemerdekaan.

Perajin sekaligus pemilik usaha sewa maskot asal Kecamatan Kanor, Siti Isaroh Nashiin mengatakan, berbeda dengan momen agustusan di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Prestasi Akademik, Influencer Digital, hingga Semangat Belajar di Usia Senja Warnai Yudisium Fakultas Hukum Unigoro Semester Genap

Tahun ini, tidak lagi menerima pesanan pembuatan maskot. Usahanya memilih memproduksi maskot untuk menambah koleksi yang disewakan di 2026 ini.

"Kalau tahun ini tidak menerima order pembuatan maskot. Produksi untuk koleksi sendiri atau disewakan saja," katanya.

Meski tidak lagi membuka jasa pembuatan, permintaan penyewaan mulai berdatangan. Beberapa desa telah melakukan pemesanan untuk memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI yang jadwalnya sudah ditetapkan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN BBK 8 Universitas Airlangga Gelar Sosialisasi Hipertensi-Diabetes dan Medical Check Up di Desa Pilang Bojonegoro

Menurut Isaroh, mayoritas penyewa memilih maskot dan pasukannya. Seperti, acara sound horeg di salah satu desa wilayah Timur Bojonegoro. Juga, beberapa desa lainnya yang sudah memiliki jadwal kegiatan.

‘’Sudah ada beberapa yang sewa, untuk yang sudah ada tanggal acaranya,’’ katanya.

Dia memprediksi lonjakan pemesanan masih akan terjadi mulai pekan pertama Agustus. Sebab, masih banyak desa yang belum menetapkan jadwal kegiatan sehingga belum melakukan pemesanan.

"Biasanya bokingan sewa kostum masuk lebih banyak pas sekitar 5 Agustus ke atas. Awal agustus biasanya banjir penyewa. Dipakainya di pertengahan Agustus bahkan ada juga yang sampai September awal,’’ terangnya.

Dia menambahkan, kehadiran koleksi maskot baru juga menjadi daya tarik tersendiri. Menurutnya, setiap model baru umumnya lebih cepat dipesan dibanding koleksi lama.

‘’Kalau ada koleksi baru, pasti banyak diboking. Apapun itu modelnya,’’ lanjutnya.

Berbeda dengan usaha penyewaan maskot, pelaku usaha dekorasi belum merasakan dampak signifikan dari momentum Agustusan. Salah satu pengusaha dekorasi asal Baureno, Muhammad Muflihun, mengaku pesanan yang diterimanya saat ini lebih dipengaruhi musim pernikahan.

Baca Juga: Angka Perkawinan di Bojonegoro Terus Turun  

‘’Alhamdulillah, untuk pesanan lumayan. Tapi, bukan karena Agustusan, tapi lebih ke bulan Hijriahnya yang bikin ramai. Meski Agustus, tapi kalau Hijriahnya Muharram ya sepi. Ramainya justru pas musim nikahan,’’ jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Mahmudi menyampaikan, menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Beberapa sektor usaha yang umumnya mengalami peningkatan permintaan. Meliputi, usaha percetakan dan atribut kemerdekaan, konveksi, UMKM makanan dan minuman, perdagangan eceran, jasa dekorasi dan event organizer, penyewaan sound system, hingga pelaku usaha hiburan rakyat.

"Meningkatnya aktivitas tersebut (agustusan) tentu membuka peluang kerja musiman bagi masyarakat. Walaupun sifatnya sementara, momentum ini dapat menjadi tambahan kesempatan kerja sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dan menggerakan perekonomian lokal," pungkasnya. (ewi/msu)

Editor : Hakam Alghivari
Jasa Sewa maskot bojonegoro kostum Agustusan