RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro pada selasa (21/7) terpantau relatif stabil setelah mengalami fluktuasi dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi tersebut disambut baik oleh pedagang maupun masyarakat karena pasokan masih mencukupi dan aktivitas jual beli berjalan normal.
Berdasarkan pantauan di Pasar Dander, Bojonegoro, harga telur ayam ras berada di kisaran Rp 25.000 hingga Rp 27.000 per kilogram, bergantung pada kualitas telur, ukuran, serta lokasi penjualan.
Sedangkan, menurut laman resmi Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, harga rata rata telur ayam ras berada di kisaran Rp25.100 per kilogram.
Pedagang menyebutkan permintaan dari konsumen masih berada pada tingkat normal sehingga belum memicu kenaikan harga yang signifikan.
Baca Juga: KPM Gayatri Kelimpungan: Harga Pakan Naik, Harga Telur Anjlok
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga terus mendorong penguatan sektor peternakan melalui Program Gerakan Ayam Petelur Mandiri (Gayatri).
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi telur lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan menjaga ketersediaan pasokan di pasaran.
Surti, 52, salah seorang pedagang Pasar Dander, Kabupaten Bojonegoro mengungkapkan bahwa stok telur dari peternak lokal masih lancar.
"Dengan adanya Program Gayatri dari Pemerintah tidak ada pengaruh yang cukup signifikan terhadap penjualan telur," bebernya.
Pasokan yang stabil membantu menjaga harga tetap terkendali meskipun biaya distribusi dan kebutuhan operasional masih menjadi perhatian. (dka/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko