RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Jumlah angkatan kerja di Bojonegoro saat ini mencapai 843.465 orang. Jumlah tersebut naik 56.070 orang dibandingkan tahun sebelumnya 787.395 orang. Walau angkatan kerja naik, namun jumlah pengangguran justru turun dari 34.785 orang menjadi 32.937 orang.
Kondisi tersebut membuat Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik dari 73,86 persen menjadi 78,61 persen. Juga Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun dari 4,42 persen menjadi 3,9 persen.
Secara peringkat Bojonegoro turun dari posisi 13 kota/kabupaten TPT tertinggi di Jatim menjadi peringkat 18. Meski begitu TPT Kota Ledre masih berada di atas rerata jatim yang hanya 3,88 persen.
Untuk menekan jumlah pengangguran dan TPT Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Diperinaker) Bojonegoro terus menggenjot penyebaran infomasi lowongan kerja (loker). Sehingga penyerapan tenaga kerja bisa maksimal.
Kepala Disperinaker Bojonegoro Mahmudi mengatakan banyak aspek yang mempengaruhi penurunan TPT di tengah adanya kenaikan jumlah angkatan kerja. Namun berbagai program telah dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja.
Mahmudi mengaku informasi lokel terus ditambah. Selain mengunggah di instagram Bojonegoro Enggal Kerjo (Bejo), juga memasang di halaman kantor disperinaker. Bahkan di warung kopi sekitar Bojonegoro kota. ‘’Juga melalui siaran radio,” ujarnya.
Menurut Mahmudi terdapat upaya lain untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia kerja. Seperti jobfair, pelatihan berbasis kompetensi, hingga harmonisasi hubungan industrial. ‘’Termasuk digelar bincang-bincang loker di poskopi,” klaimnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana