Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Bulog Bojonegoro Sebut Stok Beras Aman Jelang Lebaran

Yana Dwi Kurniya Wati • Selasa, 10 Maret 2026 | 20:40 WIB

STOK AMAN: Ketersediaan stok beras SPHP di salah satu toko swalayan Bojonegoro tampak melimpah kemarin (9/3).
STOK AMAN: Ketersediaan stok beras SPHP di salah satu toko swalayan Bojonegoro tampak melimpah kemarin (9/3).

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro memastikan stok beras aman menjelang lebaran Idulfitri. Masyarakat disebut bisa membeli beras sesuai harga eceran tertinggi (HET), meski harga di pasaran naik. Melalui beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP).

Pimpinan Cabang (Pinca) Perum Bulog Bojonegoro Umar Said mengatakan, posisi stok per 6 Maret di sekitar 65 ribu ton. Rinciannya, 45 ribu ton beras dan sekitar 20 ribu ton gabah kering panen (GKP) dari serapan tahun ini.

Umar melanjutkan, stok ini bisa mencukupi hingga sepuluh bulan ke depan untuk tiga wilayah meliputi Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban. Artinya, menjelang lebaran dipastikan persediaan beras di gudang bulog aman.

Sementara, tambah dia, untuk mengantisipasi lonjakan harga di pasaran disalurkan beras SPHP di sejumlah titik. Di antaranya kios-kios di pasar tradisional hingga retail modern.

"Untuk serapan harian sekitar 1.500-2.000 ton GKP atau setara 1.000 ton beras. Sedangkan, SPHP sudah tersalurkan di kisaran 1.000 ton dari target 2026 sejumlah 5.900 ton. Ini untuk menstabilkan harga di pasaran," beber pria domisili Yogyakarta itu.

Dia mengimbau, masyarakat tak perlu khawatir stok beras menjelang Idulfitri. Pihaknya memastikan, harga stabil dengan adanya distribusi SPHP. "Akses terhadap pangan lebih murah, saat di pasaran terjadi tren harga naik," kata dia.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim Sugeng Hardono menyampaikan, realisasi pengadaan atau serapan gabah per 3 Maret di Jatim mencapai 419 ribu ton GKP atau 214 ribu ton setara beras. Dipastikan aman selama lebaran.

"Stok Jatim per 3 Maret 953 ribu ton. Bisa sampai 12 bulan ke depan. Lebaran aman dan tidak ada kenaikan harga," tutur mantan Pinca Perum Bulog Bojonegoro itu. (yna/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bulog bojonegoro #Bulog #Stabilisasi Pasokan Harga Pangan #beras #het #GKP #harga eceran #Lebaran #gudang bulog #SPHP #tuban #bojonegoro #lamongan #idulfitri #stok beras