RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Momentum kenaikan harga emas jenis Aneka Tambang (Antam) akhirnya terpatahkan pada hari terakhir bulan Januari (31/1). Akibat anjloknya harga emas di seluruh belahan dunia, harga emas Antam juga ikut turun cukup drastis.
Menurut Bloomberg dan ABC, jatuhnya harga emas dan perak dunia utamanya disebabkan oleh pergantian pimpinan Bank Sentral Amerika Serikat (US Federal Reserve, The Fed) oleh Presiden AS, Donald Trump. Presiden The Fed saat ini, Jerome Powell, ditarik dari jabatannya empat bulan lebih cepat dari akhir masa jabatannya, dan bakal diganti oleh salah satu pendahulunya, Kevin Warsh.
Warsh yang pernah menjabat sebagai presiden The Fed pada masa kepemimpinan presiden George W. Bush dan Barack Obama diyakini tidak akan banyak memotong suku bunga Dolar AS seperti yang dilakukan Powell sepanjang tahun 2025 lalu. Sehingga mata uang Dolar AS saat ini menguat, namun sebaliknya menyebabkan harga emas terbanting.
Untuk emas Antam, hal ini menyebabkan harga emas jatuh dari harga tertinggi pada Kamis (29/1) sebesar Rp 3.168.000, menjadi Rp 2.860.000 per Sabtu sore (31/1). Jika dihitung, total Rp 308 ribu raib dalah hitungan dua hari, atau kurang lebih 10 persen, sama seperti rerata penurunan harga emas dunia.
Tentu, harga tersebut belum termasuk pajak yang dikenakan dalam pembelian. Sehingga saat ini, satu gram emas dengan penyesuaian pajak dipasangi harga sebesar Rp 2.867.150 per gram, dengan penambahan 0,25 persen PPh.
Momentum jatuhnya harga beli emas juga turut memengaruhi harga jual kembali atau harga buyback emas, bahkan penurunannya sedikti lebih parah. Namun secara presentase, kurang lebih penurunan yang dialami memiliki besaran serupa dengan harga beli.
Pada Kamis masyarakat dapat meraup hampir Rp 3 juta dari penjualan satu gram emas, atau secara spesifik sebesar Rp 2.989.000. Sejak Sabtu, harga jual kembali emas terjun bebas menjadi Rp 2.654.000, atau mengalami penurunan sebesar Rp 335 ribu.
Harga emas di Pegadaian juga turut terdampak dengan penurunan pasar global, namun masih bertengger di dekat zona Rp 3 juta. Satu gram emas jenis Galeri24 dijual dengan harga Rp 2.981.000, sementara emas UBS dijual dengan harga Rp 2.996.000 per gram. (edo)
Harga Emas Antam Per 1 Februari 2026
- 0,5 gram: Rp 1.480.000
- 1 gram: Rp 2.860.000
- 2 gram: Rp 5.660.000
- 3 gram: Rp 8.465.000
- 5 gram: Rp 14.075.000
- 10 gram: Rp 28.095.000
- 25 gram: Rp 70.112.000
- 50 gram: Rp 140.145.000
- 100 gram: Rp 280.212.000
- 250 gram: Rp 700.265.000
- 500 gram: Rp 1.400.320.000
- 1.000 gram: Rp 2.800.600.000