RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Memasuki tahun 2026, dunia investasi tidak lagi sama seperti dua atau tiga tahun lalu. Ekonomi Indonesia yang diprediksi tumbuh positif hingga 5,4% membawa angin segar bagi para pencari cuan. Namun, dengan segala perubahan teknologi dan kondisi global, strategi lama mungkin sudah tidak mempan lagi.
Bagi Anda yang ingin asetnya "bekerja keras" sementara Anda tidur, berikut adalah 7 peluang investasi terbaik di tahun 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.
1. Saham Sektor Teknologi & AI (Kecerdasan Buatan)
Tahun 2026 adalah masanya pembuktian bagi perusahaan teknologi. Bukan lagi sekadar bakar uang, perusahaan yang mampu mengintegrasikan AI untuk meningkatkan laba kini menjadi primadona.
Di Indonesia, saham-sektor teknologi dan perbankan digital diprediksi tetap menjadi motor pertumbuhan utama IHSG yang kini tengah berjuang menembus level 10.000.
2. Emas Digital: Si Penyelamat Saat Genting
Emas tetap menjadi "pelabuhan aman" (safe haven) di tengah ketidakpastian geopolitik global. Bedanya, di tahun 2026, investasi emas jauh lebih praktis.
Melalui platform digital, Anda bisa mulai menabung emas hanya dengan Rp10.000. Harga emas diproyeksikan tetap kuat karena fungsinya yang ampuh melawan inflasi.
3. Reksa Dana Berbasis ESG (Lingkungan dan Sosial)
Kesadaran akan kelestarian lingkungan membuat investasi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) makin laris. Investor kini lebih suka menaruh uang di perusahaan yang ramah lingkungan.
Selain memberikan rasa tenang secara etika, reksa dana jenis ini sering kali mendapatkan insentif dari pemerintah, sehingga imbal hasilnya lebih stabil.
4. Properti yang Mulai Bangkit (Recovery)
Setelah beberapa tahun lesu, sektor properti di tahun 2026 mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Proyek infrastruktur transportasi yang kian merata membuat nilai tanah dan bangunan di pinggiran kota besar melonjak.
Jika modal Anda terbatas, Anda bisa mencoba DIRE (Dana Investasi Real Estat) yang memungkinkan Anda berinvestasi properti lewat bursa saham dengan modal kecil.
5. Energi Terbarukan (Green Energy)
Transisi energi nasional membuat perusahaan yang bergerak di bidang panel surya, nikel (untuk baterai kendaraan listrik), dan energi bersih lainnya banjir pesanan.
Baca Juga: Beda Nasib Investasi Hari Ini: Emas Meroket, Saham IHSG Malah Terjun Bebas
Investasi di sektor ini bukan cuma soal untung, tapi juga ikut serta dalam masa depan bumi yang lebih bersih.
6. Surat Berharga Negara (SBN) Ritel
Ingin investasi yang 100% aman karena dijamin negara? SBN Ritel adalah jawabannya. Dengan kupon atau imbal hasil yang biasanya lebih tinggi dari bunga deposito bank, SBN menjadi pilihan favorit investor konservatif untuk mendapatkan passive income bulanan.
7. Aset Kripto dengan Fundamental Kuat
Meski dikenal berisiko tinggi, aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum tetap punya tempat di portofolio tahun 2026.
Fokuslah pada koin yang memiliki ekosistem jelas dan kegunaan nyata di dunia keuangan. Namun ingat, gunakan "uang dingin" atau dana yang siap hilang untuk sektor ini.
Kesimpulan & Tips Cuan
Kunci utama di tahun 2026 adalah diversifikasi. Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang.
Gabungkan aset aman seperti emas dengan aset agresif seperti saham atau kripto agar risiko Anda terjaga. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko