Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kuota Pupuk Organik Berkurang, Akademisi Bojonegoro Sarankan Hemat Pupuk Dengan Teknologi Budidaya

Dewi Safitri • Senin, 29 Desember 2025 | 14:15 WIB
Ilustrasi Pupuk
Ilustrasi Pupuk

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Penurunan alokasi total pupuk subsidi pada 2026 mendatang memantik perhatian kalangan akademisi. Di tengah keterbatasan jatah pupuk, petani diminta tak lagi bergantung sepenuhnya pada pupuk subsidi.

Salah satu solusinya, penerapan teknologi budidaya pertanian yang dinilai lebih hemat pupuk. Namun, tetap menjaga produktivitas.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bojonegoro (Unigoro) Darsan menyampaikan, terkait langkah yang harus dilakukan petani di Bojonegoro. Agar tidak bergantung pada pupuk subsidi. Bisa dengan penggunaan teknologi budidaya padi yang hemat pupuk.

Dengan begitu, produktivitas bisa tetap tinggi. ‘’Penggunaan teknologi budidaya padi yang hemat pupuk. Sehingga, produktivitas tetap tinggi,’’ ujarnya. Terkait metode penggunaan teknologi budidaya padi, Ia menerangkan, dalam metode ini pupuk disemprotkan ke tanah, pada lahan tanaman pada di usia muda.

Ilustrasi perbandingan pengajuan dan alokasi pupuk bersubsidi Bojonegoro 2026 (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi perbandingan pengajuan dan alokasi pupuk bersubsidi Bojonegoro 2026 (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

Sebagian kecil bahannya dari pupuk subsidi maupun nonsubsidi. Dalam pengaplikasian, harus disesuaikan dengan umur tanaman. Untuk besaran penghematan pupuk dengan metode teknologi budidaya ini, Darsan mengaku, belum pernah menghitungnya.

Namun, dapat dipastikan dengan penerapan teknologi budidaya pertanian ini, pertumbuhan tanaman bisa bagus. ‘’Saya belum pernah menghitung penghematannya. Tapi, begitu menerapkan teknologi tersebut, pertumbuhan tanaman sangat bagus,’’ pungkasnya. (ewi/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pupuk subsidi #universitas bojonegoro #Petani #unigoro #budidaya #alokasi pupuk #pupuk #Alokasi #bojonegoro #padi #jatah pupuk #Pupuk Organik