Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Angka Pekerja Informal di Bojonegoro Tembus 69,35 Persen: Belum Aman, meski Pengangguran Hanya 3,9 Persen

Yana Dwi Kurniya Wati • Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:00 WIB
INFORMAL: Salah satu pedagang aneka bumbu dapur dan kebutuhan pokok di Pasar Wisata Bojonegoro.
INFORMAL: Salah satu pedagang aneka bumbu dapur dan kebutuhan pokok di Pasar Wisata Bojonegoro.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Struktur ketenagakerjaan di Kabupaten Bojonegoro menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dengan dominasi pekerja di sektor informal yang sangat tinggi.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2025, persentase penduduk yang bekerja di kegiatan informal mencapai 69,35 persen, sementara pekerja formal hanya berada di angka 30,65 persen.

Kondisi ini mencerminkan peningkatan pekerjaan penduduk ke sektor informal dibandingkan 2024 yakni sebesar 68,18 dan bekerja formal 31,82 persen.

Meskipun jumlah penduduk bekerja secara total meningkat menjadi 810.528 orang, mayoritas dari mereka terserap dalam status pekerjaan yang kurang stabil.

Kepala BPS Kabupaten Bojonegoro Syawaluddin Siregar menyampaikan, bahwa proporsi penduduk yang bekerja di sektor formal relatif rendah.  "Sekitar 31 persen (bekerja formal), kemudian yang informal 69 persen," terangnya.

Berdasar klasifikasi BPS, pekerja informal ini mencakup mereka yang berusaha sendiri 23 persen, berusaha dibantu pekerja tak tetap 20 persen, pekerja keluarga atau tak dibayar 17 persen, serta pekerja bebas 10 persen.

Syawaluddin menjelaskan, meskipun angka pengangguran di Bojonegoro tercatat cukup rendah yakni 3,9 persen, namun perlu dilihat sektor pekerjaannya. "Tapi penduduk Bojonegoro itu, bekerjanya di sektor informal," ungkapnya.

Menurutnya, pekerjaan informal merupakan sektor yang fluktuatif, karena masa kerjanya singkat dan tidak menentu. "Kalau seandainya penduduk Bojonegoro komposisinya lebih tinggi di sektor formal, itu lebih aman walaupun angka penganggurannya sedikit lebih tinggi," tegas Syawaluddin. (dan/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pekerja formal #sektor informal #pengangguran #pekerjaan #Pekerja #informal #Formal #ketenagakerjaan #bojonegoro #bps #bekerja