RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Aktivitas perhotelan di Kabupaten Bojonegoro menunjukkan geliat signifikan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro mencatat okupansi atau tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 50,77 persen.
Capaian ini menandakan meningkatnya tingkat keterisian kamar hotel mencapai separo.
Kepala BPS Bojonegoro Syawaluddin Siregar menyampaikan, peningkatan TPK pada Oktober terjadi secara month-to-month.
TPK hotel berbintang tercatat mencapai 50,77 persen atau naik 8,96 poin dibandingkan September.
“Kalau kita lihat dari Januari sampai Oktober, maka Oktober ini menjadi yang tertinggi,” katanya.
Syawaluddin menjelaskan, capaian TPK tersebut menggambarkan tingkat keterisian kamar hotel selama Oktober.
“Artinya kamar yang dihuni selama bulan Oktober setengah kamar hotelnya terpenuhi,” jelasnya.
Ia menambahkan, meski tingkat hunian kamar meningkat, BPS mencatat adanya penurunan pada rata-rata lama menginap tamu hotel.
“Namun kalau dilihat rata-rata menginap tamunya dari September, dari 1,43 hari menjadi 1,37 hari,” ungkapnya.
Menurutnya, meningkatnya hunian kamar hotel di Bojonegoro pada Oktober juga dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah kegiatan yang berlangsung di daerah.
“Event dari pemerintah dan pihak swasta yang lebih masif dari bulan sebelumnya,” pungkas Syawaluddin. (dan/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko