RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tren kenaikan kembali harga emas jenis Aneka Tambang (Antam) terhenti tepat di awal Desember. Namun harga emas masih berada di ambang batas zona Rp 2,4 juta.
Menurut grafik informasi harga emas dari laman Logam Mulia, setelah mengalami kenaikan perlahan sejak akhir bulan November, harga emas tertiggi tercatat pada Selasa (2/12) sebesar Rp 2.425.000 per gram. Namun, kemudian harga mengalami penurunan secara pelan-pelan hingga Sabtu pagi (6/12).
Hingga Sabtu, harga emas Antam masih berada di zona Rp 2,4 juta, namun tepat di ambang perbatasan. Saat ini satu gram emas dibanderol dengan harga Rp 2.404.000 per gram, sehingga terdapat total penurunan sebanyak Rp 21 ribu.
Sebagiai pengingat kembali, harga pembelian emas belum termasuk pajak penghasilan (PPh). Sehingga saat ini harga beli emas dengan penyesuaian pajak sebesar Rp 2.410.010 per gram, dengan penambahan 0,25 persen PPh.
Penurunan ini juga berpengaruh pada harga jual kembali atau buyback emas, yang saat ini masih berkutat di zona Rp 2,2 juta. Pada Selasa lalu satugram emas dapat dijual kembali dengan harga Rp 2.286.000, sementara per Sabtu, satu gram emas bakal mendatangkan keuntungan sebesar Rp 2.265.000.
Sementara itu di indeks Pegadaian, per Minggu (7/12) emas jenis Galeri24 juga masih bertahan di zona Rp 2,4 juta, dengan harga Rp 2.437.000 per gram. Demikian juga dengan emas jenis UBS, yang dibanderol seharga Rp 2.469.000 per gram. (edo)
Harga Emas Antam Per 7 Desember 2025
- 0.5 gram: Rp 1.252.000
- 1 gram: Rp 2.404.000
- 2 gram: Rp 4.748.000
- 3 gram: Rp 7.097.000
- 5 gram: Rp 11.795.000
- 10 gram: Rp 23.535.000
- 25 gram: Rp 58.712.000
- 50 gram: Rp 117.345.000
- 100 gram: Rp 234.612.000
- 250 gram: Rp 586.265.000
- 500 gram: Rp 1.172.320.000
- 1.000 gram: Rp 2.344.600.000