RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pekan Bojonegoro Enggal Kerjo 2025 yang digelar pada 25-26 November 2025 berakhir dengan total 2.252 pengunjung yang datang ke GOR Ngumpakdalem, untuk memperebutkan 5.809 lowongan kerja dari 40 perusahaan.
Secara angka, lowongan terlihat jauh lebih banyak dari pelamar. Namun, sebagian pencari kerja, masih ada ketimpangan pada detail syarat yang sulit dipenuhi. Berdasar data dihimpun, dari 5.809 lowongan kerja disediakan dalam job fair tersebut, rerata pada posisi teknis sebanyak 5.318 formasi, administrasi 491 formasi.
Sandra, pencari kerja, mengungkapkan, meski job fair tetap memberi peluang, namun juga menunjukkan perbedaan kebutuhan perusahaan dan keterampilannya. "Peluangnya ada, tapi sebagian perusahaan masih perlu kompetensi khusus. Saya masih kurang di situ,” ujarnya.
Meski tak semua lowongan sesuai, namun setidaknya mendapatkan gambaran lebih jelas tentang standar industri. “Setidaknya saya tahu apa yang kurang dan apa yang harus saya tingkatkan,” kata perempuan dengan pendidikan S1 itu.
Arifin, lulusan kampus di Bojonegoro menyampaikan, bahwa sebagian perusahaan menetapkan adanya ketentuan jenis kelamin tertentu. “Kadang bukan karena tidak bisa. Tapi, karena sudah ditentukan harus laki-laki atau perempuan. Jadi, mau nggak mau harus cari yang lain,” ucapnya. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana