Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Bojonegoro Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

Dewi Safitri • Kamis, 6 November 2025 | 14:15 WIB
BELANJA: Ibu rumah tangga saat belanja kebutuhan pokok, menjelang Nataru harga kebutuhan dapur cenderung naik.
BELANJA: Ibu rumah tangga saat belanja kebutuhan pokok, menjelang Nataru harga kebutuhan dapur cenderung naik.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ancaman kenaikan harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) seolah menjadi siklus tahunan yang membayangi masyarakat.

Di samping itu, pemerintah daerah menyiapkan antisipasi guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

“Menjelang nataru, biasanya harga-harga dapur melambung tinggi. Sehingga, cukup mengkhawatirkan,” ujar Siti, Ibu rumah tangga yang tengah berbelanja di Pasar Dander, kemarin (5/11).

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menekankan, pentingnya upaya bersama untuk antisipasi lonjakan harga menjelang akhir tahun ini.

Jangan sampai terjadi kelangkaan ataupun kenaikan harga yang signifikan menjelang nataru ini.

“Semua pihak harus aktif berkoordinasi, baik secara lisan maupun tertulis. Agar distribusi dan stok barang tetap aman,” katanya dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Selasa (4/10).

Staf Ahli Bupati Bojonegoro Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Sukaemi mengatakan, Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan langkah antisipatif jelang nataru.

Mulai dari memperkuat koordinasi lintas sektor, distributor bahan pokok, dan pelaku usaha untuk menjamin kelancaran distribusi.

Operasi pasar murah juga akan terus dilaksanakan di berbagai titik desa dan kecamatan. Difokuskan pada ketersediaan komoditas penyumbang inflasi. Seperti, beras, telur ayam ras, dan minyak goreng.

“Pengawasan harga dan penindakan pelanggaran juga akan dilakukan,” tambahnya.

Mantan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro tersebut melanjutkan, agar masyarakat bisa menjalani nataru dengan tenang, tanpa khawatir adanya lonjakan harga. TPID bersama Dinas Perdagangan juga akan memantau harga di pasar tradisional dan modern.

“Jika ditemukan pelanggaran harga melebihi ketentuan. Maka, akan dilakukan teguran hingga rekomendasi pencabutan izin usaha,” pungkasnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Nurul Azizah #pasar #kenaikan harga #siklus tahunan #Pasar Murah #natal #nataru #harga #bojonegoro #tahun baru #bahan pokok #sukaemi