Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bulog Pati Catat Stok Beras 12.700 Ton di Gudang Bulog Blora, Cukup untuk Setahun

Rahul Oscarra Duta • Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:02 WIB
BANTUAN: Petugas Bulog Pati menunjukkan kualitas beras bagus saat kegiatan pembagian bantuan di Balai Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kamis (31/7). (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
BANTUAN: Petugas Bulog Pati menunjukkan kualitas beras bagus saat kegiatan pembagian bantuan di Balai Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kamis (31/7). (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Perum Bulog Cabang Pati memastikan stok pangan di Kabupaten Blora aman, bahkan sampai setahun. Pasalnya, beras yang tersedia di Gudang Bulog Tempellemahbang Blora mencapai 12.700 ton.

Pimpinan Bulog Cabang Pati Nur Hardiansyah mengaku, stok beras yang melimpah di Blora itu mampu mencukupi kebutuhan pangan bantuan beras selama 12 bulan ke depan. Kebutuhan stok pangan itu akan digunakan sebagai bantuan beras.

’’Untuk Blora sendiri, bantuan beras pemerintah Juli sampai Agustus kemarin sebanyak 80 ribu penerima manfaat. Setiap penerima masing-masing mendapatkan 20 kilogram,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, jika total beras yang disumbangkan ke penerima manfaat di Blora itu sebanyak 1.594 ton. Untuk penyaluran kembali beras pada penerima manfaat masih menunggu arahan pusat.

’’Arahannya untuk Juni dan Juli saja dua bulan. Kalau nanti diminta kembali untuk menyalurkan kami siap,” ungkapnya.

Baca Juga: Bulog: Jika Kualitas Beras Buruk Jangan Dijual, Segera Minta Ganti

Hardiansyah memastikan, kualitas beras bantuan pangan di Bulog itu sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Setiap minggu dilakukan pemeriksaan kualitas dan kadar air, jika tidak sesuai maka akan diajukan reproses untuk memperbaiki kualitas.

’’Nanti untuk warga yang penerima manfaat beras, jangan diperjualbelikan. Jika ada beras yang kualitas buruk, maka bisa diserahkan kepada perangkat desa dan nanti dari Bulog akan mengganti,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pangan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora Nugraheni Wahyu Utami menyampaikan, untuk menjaga kualitas beras itu tetap ada peninjauan ke gudang Bulog Blora sebelum disalurkan kepada penerima manfaat.

Didampingi pengawas gudang itu cek kadar air, kualitas dan warna beras. ’’Kami setiap bulan akan selalu melakukan pendataan pada Bulog. Jika ada komplain dari masyarakat akan kami tindak lanjuti bersama dan peninjauan di lapangan,” ujarnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Bulog #pati #beras #bantuan beras #dp4 blora #gudang bulog #penerima manfaat #DP4 #stok pangan #bantuan #blora