Menteri Koperasi Bakal Pusatkan Berbagai Kebutuhan Masyarakat ke Kopdes Merah Putih

Yuan Edo Ramadhana • Dipublikasikan Sabtu, 19 Juli 2025 | 01:23 WIB
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi (tengah) saat menemani Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono (paling kanan) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (dua dari kiri) menerima sertifikat rekor MURI
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi (tengah) saat menemani Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono (paling kanan) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (dua dari kiri) menerima sertifikat rekor MURI

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Menteri Koperasi, Budi Aire Setiadi turut hadir dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di Jawa Timur pada Kamis sore (17/7). Dalam acara yang diselenggarakan di Stadion Letjend Soedirman, Bojonegoro tersebut, Budi memaparkan visi dan misi yang ingin dituju dari pembentukan Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih.

Budi juga menaruh kepercayaan besar terhadap Jawa Timur dalam penyelenggaraan Kopdes Merah Putih. Terlebih, Jawa Timur berhasil menjadi provinsi tercepat yang menyelesaikan pendirian Kopdes Merah Putih.

“Dari semua daerah, yang paling saya tidak khawatirkan adalah Jawa Timur dalam pembentuk an koperasi. Jawa Timur harus bisa jadi contoh bagi daerah lain,” klaim pria yang sebelumnya menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut.

Menurut Budi, pendirian Kopdes Merah Putih sejalan dengan cita-cita bangsa, yakni membentuk bangsa yang adil dan makmur. Apalagi Wakil Presiden RI pertama, Mohammad Hatta juga merupakan pencetus berdirinya koperasi Indonesia.

“Tidak mungkin ada kemakmuran tanpa keadilan. Keadilan bukanlah sebuah hadiah. Keadilan juga merupakan kesadaran untuk mewujudkan ekonomi berkeadilan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat terbaik bagi kehidupannya,”  jelas Budi.

Untuk mendekatkan Kopdes Merah Putih dengan masyarakat, Budi mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai untuk menjadikan Kopdes sebagai agen berbagai kebutuhan, termasuk elpiji, sembako, dan kebutuhan pertanian.

“Nanti elpiji akan didistribusikan langsung ke Kopdes, kemudian pupuk, setelah itu beras, semua nanti disalurkan lewat Kopdes Merah Putih. Karena yang namanya barang subsidi hakikatnya barang milik rakyat, sehingga distribusinya juga harus lewat lembaga milik rakyat, yakni koperasi,” papar Budi.

“Jadi nanti beras tidak usah khawatir, pupuk tidak usah khawatir, beras juga tidak usah khawatir, termasuk minyak goreng nanti bisa langsung ke Kopdes. Kopdes pasti bisa untung dan memberi manfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Budi juga meyakini Kopdes Merah Putih bakal jadi program yang bakal paling cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Mirip makan cabai, pedasnya langsung terasa. Bandingkan dengan program pembangunan jalan yang baru terasa 5-7 tahun, Makan Bergizi Gratis yang baru bakal terasa 6-12 tahun, karena semuanya merupakan investasi jangka panjang,” ujarnya.

Kunjungan Budi ke Jawa Timur merupakan bagian dari tur Hari Koperasi Nasional jelang perayaan nasional di Klaten. “Nanti tanggal 21 Juli, Presiden Prabowo akan meluncurkan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Tahun ini bertepatan dengan agenda PBB yang menetapkan 2025 sebagai tahun koperasi internasional,” tambahnya. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
kebutuhan Kopdes Merah Putih Jawa Timur harkopnas beras menteri koperasi elpiji Koperasi minyak goreng keadilan pupuk hari koperasi nasional Hari Koperasi budi arie setiadi