Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Microsoft PHK Massal 9.000 Karyawan: Berbagai Proyek Batal, Pindah Fokus ke AI

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 5 Juli 2025 | 23:54 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS), Microsoft menlakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal sejak Rabu (2/7) hingga akhir pekan ini. Sekitar 9.000 pekerja di seluruh dunia terdampak keputusan tersebut.

Menurut Fox dan The Independent, jumlah tersebut kurang lebih membentuk 4 persen dari total tenaga kerja Microsoft tahun lalu. Dalam PHK masal kali ini, divisi sales dan gim video menjadi bidang perusahaan yang paling terdampak.

Per Juni lalu, ada sekitar 228.000 tenaga kerja yang bekerja di perusahaan asal kota Redmond, negara bagian Washington  tersebut. Sebelumnya pada bulan Mei, Microsoft telah merumahkan 6.000 pekerja bidang manajemen dan rekayasa perangkat lunak.

“Kami akan terus melakukan perubahan yang diperlukan untuk menjaga posisi perusahaan di pasar yang selalu bergerak dinamis,” bunyi pernyataan resmi Microsoft.

Sebelumnya dalam bidang perangkat lunak, CEO Microsoft Satya Nadella juga mengklaim bakal mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk produk-produk mereka di masa mendatang. “Kurang lebih 20 hingga 30 persen kodingan dalam proyek kami bakal murni dibuat oleh perangkat lunak milik kami,” ujarnya mengindikasikan penggunaan AI untuk menggantikan pekerjaan.

Analis teknologi asal perusahaan Wedbush Securities, Dan Ives juga memandang langkah PHK sebagai tanda perpindahan fokus ke AI, disamping efisiensi perusahaan. “Mereka semakin berfokus ke teknologi AI dan penyimpanan awan, sehingga mereka memilih pemangkasan di bidang gim video dan bidang-bidang lama lain,” jelasnya sebagai dikutip dari AP.

Microsoft sendiri telah melakukan investasi besar terhadap teknologi AI, termasuk pembangunan pusat data untuk mendukung kinerja AI di negara bagian Ohio dan Wisconsin. Menurut rilis Microsoft, investasi tersebut mencapai nilai USD 80 milyar, atau kurang lebih Rp 1.300 triliun.

Di bidang gim video sendiri, PHK masal menyebabkan batalnya proyek gim Perfect Dark, Everwild dan Elder Scrolls Online.  Selain itu, berbagai sumber menyebut seri gim balap mobil andalan Microsoft, Forza bakal setengah dibatalkan. Forza Motorsport direncanakan ditutup, sementara saudara mudanya, Forza Horizon tetap melanjutkan produksi.

Di luar AS, Microsoft juga memutuskan untuk menutup biro mereka di Pakistan pada Kamis (3/7). Menurut India Today, biro tersebut mencakup bidang penjualan dan layanan perangkat lunak kantor milik Microsoft, yakni Office dan Azure. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#amerika serikat #microsoft #teknologi ai #kecerdasan buatan #as #efisiensi #phk masal #phk #pemutusan hubungan kerja #gim #Satya Nadella #ai