RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Baju lebaran selalu mengalami perkembangan. Kemeja pendek, panjang, dan baju koko masih jadi primadona pria.
Terutama kemeja polos, Koko Turki, dan bordir. Bermodel lebih panjang dari baju biasanya. Warna tidak monoton satu jenis melainkan kombinasi.
‘’Untuk model banyak dicari sekarang masih sama. Kemeja pendek, panjang, dan baju koko,’’ kata Firman Yulianto penjual baju di Pasar Kota Bojonegoro kemarin (15/3).
Firman melanjutkan, yang jadi unggulan banyak dicari masyarakat masih kemeja polos, Koko Turki, dan Bordir. Dia memprediksi, model itu bakal diserbu saat H-7 lebaran. Menunggu tunjangan hari raya (THR) cair. ‘’Kalau sekarang masih biasa. Soalnya THR belum keluar. Biasanya setelah itu baru ramai,’’ ucapnya.
Dia mengatakan, kini masih buka seperti biasa. Dari pukul 08.00-15.00. Namun, akan menambah jam buka saat H-7 Idul Fitri. Karena pembeli dan penjualan akan meningkat drastis. Diperkirakan sampai 70 persen dari hari biasanya. ‘’Iya, H-7 bakal buka sampai malam,’’ tuturnya.
Firda Hidayatul penjual baju pria lainnya menambahkan, model baju lebaran banyak dicari saat ini ialah kemko alias kemeja koko. Baik lengan panjang maupun pendek. Bahkan, menurutnya, untuk model Koko Kurta atau Turki tidak banyak diminati di tokonya. Karena lumayan panjang.
Dia menambahkan, untuk sekarang pembeli belum meningkat signifikan. Diprediksi H-7 dan H-3 Idul Fitri atau setelah menerima THR. Rerata toko pun buka sampai malam. ‘’Kalau toko kami biasanya di H-3 lebaran. Biasanya paling ramai minimal di H-7 setelah dapat THR. Dan banyak orang cari THR untuk diberi ke orang lain juga itu,” ujar Firda.
Niken Ratnaning Panggalih pemilik Rumah Jahit Dyandra menambahkan, menjelang lebaran tokonya mendapat banyak orderan. Meningkat dua sampai tiga kali lipat dari hari biasa. Terutama jasa permak baju baru karena beli di e-commerce atau secara online. ‘’Ini juga jadi peluang. Pengerjaan relatif cepat sehingga uang masuk juga lebuh cepat,’’ ucapnya.
Niken melanjutkan, untuk pesanan jahit baju lebaran biasanya sudah masuk sebulan sebelum Ramadan. Terutama bagi pelanggan tetap. Sedangkan, pelanggan baru biasa masuk di minggu kedua dan ketiga setelah THR cair. ‘’Kami tutup pesanan H-10 Idul Fitri. Kecuali permak diterima sampai H-5. Tapi, pengalaman tahun kemarin malam hari raya masih ada orderan (pesanan) masuk,’’ katanya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana