Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dolan Pasar: Pasar Gondang Sepi Karena Toko Modern dan Online, Pedagang Berharap Revitalisasi

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 13 Maret 2025 | 20:47 WIB
SEPI: Kondisi Pasar Gondang sepi, butuh sentuhan pemerintah untuk memulihkan ekonomi pasar tradisional. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
SEPI: Kondisi Pasar Gondang sepi, butuh sentuhan pemerintah untuk memulihkan ekonomi pasar tradisional. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kondisi Pasar Gondang butuh perhatian. Menjadi pusat perekonomian jauh sebelum 1961, kini cukup mengkhawatirkan.

Pedagang mengeluh transaksi semakin sepi, tergerus maraknya minimarket atau toko modern hingga belanja online.

Pedagang berharap revitalisasi, langkah baru pemulihan. Dari pendataan ulang pedagang, promosi pasar, maupun dukungan dari pemerintah kabupaten (pemkab) untuk meningkatkan daya tarik pasar tradisional di tengah peliknya persaingan dengan ritel modern.

Sri Winarnik salah satu pedagang pakaian mengeluh, dalam beberapa tahun terakhir jumlah pembeli terus menurun. Terutama dirasakan penjual produk yang mudah diakses secara daring (dalam jaringan) atau online. Menurutnya, tantangan kian besar.

‘’Maraknya minimarket, belanja online ini perubahan yang sangat dirasakan para pedagang. Tantangan besar yang buat jumlah pembeli terus menurun,’’ ujarnya.

Dia mengaku, sudah berjualan selama 17 tahun dan merasakan dampak perubahan itu secara langsung. Menurutnya, sekarang banyak masyarakat lebih suka membeli baju lewat HP. Karena tinggal pesan, barang diantar ke rumah. ‘’Jadinya pasar makin sepi padahal dulu ramai,’’ ucapnya.

Win sapaannya menambahkan, sebelumnya pernah dilakukan renovasi oleh pemerintah desa (pemdes) setempat pada 2009. Namun, kondisi jauh dari harapan pedagang. Khususnya masalah pedagang yang berjualan di luar pasar dan sekitar jalan raya.

Berlangsung setiap hari seperti pedagang sayur, gorengan, dan jajanan tradisional. Namun, hanya buka selama dua sampai tiga jam. Namun, kata dia, saat hari pasaran Kliwon dan Pahing pedagang luar pasar semakin bertambah. ‘’Secara tidak langsung mengalihkan pembeli dari kios-kios yang di dalam pasar,’’ tutur Win.

Dia menuturkan, banyak pedagang berharap ada langkah nyata dari pihak desa dan pengelola. Tujuannya mengembalikan keraimaian pasar. Baik penataan ulang pedagang, promosi pasar, serta dukungan pemerintah untuk meningkatkan daya tarik di era persaingan dan pesatnya perkembangan teknologi.

Sismiati warga setempat menambahkan, pernah dilakukan teguran oleh pihak pengelola pasar ke pedagang di luar pasar. Namun, masih banyak yang bertahan di luar. Meski kios dalam pasar banyak yang kosong. ‘’Persaingan juga semakin ketat karena banyak pedagang dari luar desa dan kecamatan. Misal Kecamatan Sugihwaras dan Kabupaten Nganjuk,’’ katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa/Kecamatan Gondang Agus Riyanto menyampaikan, sepinya pasar disebabkan beberapa hal. Di antaranya belum panen, banyak minimarket, dan pilihan belanja online.

Pemdes berencana melakukan revitalisasi pasar. Juga, telah dilakukan sosialisasi berjualan secara online oleh dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disdagkop UM). Sekaligus pemberian kartu pedagang.

‘’Tapi, kalau perihal menertibkan pedagang agak sulit. Banyak pedagang punya kios atau lapak di dalam tapi juga memilih berjualan di pinggir jalan. Padahal, sering diberi surat teguran dan tindakan tapi tetap bandel,’’ ujarnya.

Agus membeberkan, pada 2022 pernah ada wacana akan mendapat bantuan dari dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD). ‘’Makanya akan kami anggarkan lewat APBDes (anggaran pendapatan dan belanja desa),’’ katanya. (nnd/yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Panen #pasar #transaksi #toko modern #belanja online #revitalisasi #Sepi #minimarket #kios #bojonegoro #Pemdes #renovasi #Pasar Gondang #nganjuk #Gondang #Sugihwaras #DPMD #disdagkop um #Pedagang