RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Usai dilakukan relokasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, puluhan pedagang yang memadati tempat baru di kawasan Jalan MH Thamrin, Bojonegoro sangat merasakan dampak manfaatnya. Dampak positif ini bisa meningkatkan taraf hidup ekonomi.
Banyak di antara mereka yang mengalami peningkatan pendapatan setelah Maliogoro dibangun dari sebelumnya.
Bahkan penyedia jasa transportasi juga merasakan dampak positif berkat pengunjung yang penasaran dengan kawasan dijuluki Maliogoro tersebut.
Salah satunya Kandar, penyedia jasa Andong yang ngetem di Maliogoro. Kandar memanfaatkan peluang sebagai jasa transportasi wisata yang mengitari kota.
Dirinya mengaku sangat merasakan adanya perbedaan dari sebelumnya dan sesudah dibangunnya kawasan MH Thamrin tersebut.
''Sebelum dibangun Maliogoro, dulu kita keluarnya siang (transportasi pasar), kadang misalkan malam ke taman Rajekwesi tapi tidak seramai di sini (MH Thamrin)." terangnya.
Dia juga menceritakan, berkat ramainya yang berdatangan ke Maliogoro membuat jasa transportasi wisata ikut diserbu pengunjung yang membutuhkan jasanya. Kandar pun bersyukur, pendapatannya yang meningkat bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
"Alhamdulillah bisa untuk menafkahi anak istri saya,'' ucapnya.
Pria yang memiliki satu kuda tersebut berterimakasih kepada Pemkab Bojonegoro, karena telah merelokasi kawasan Mh Thamrin ini menjadi salah satu ikon baru kota ledre.
"Terimakasih Pemkab Bojonegoro, karena dengan dibangunnya Maliogoro ini sangat membantu masyarakat terutama di bidang ekonomi," pungkasnya. (hes/kam/cho)
Editor : Hakam Alghivari