BLORA, Radar Bojonegoro - Berbagai upaya dilakukan untuk mengoptimalisasi Bandara Ngloram. Salah satunya digunakan untuk pelayanan umrah. Langkah ini digunakan untuk menarik maskapai reguler. Namun, feeder umrah ini berjalan sewaktu-waktu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora Komang Gede Irawadi mengatakan, feeder umrah akan kembali aktif pada musim umrah nanti. ’’Kemungkinan nanti masa umrah di Agustus mendatang. Nanti mulai beroperasi lagi secara optimal,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, saat ini pesawat yang digunakan feeder umrah adalah pesawat ATR 42 yang mampu menampung 40 penumpang. ;’Itu sesuai dengan perjanjian feeder-nya dengan maskapai yang dipilih. Penerbangannya kemungkinan nanti seminggu dua kali,” ucapnya.
Komang berharap setelah upaya optimalisasi ini dan terbantu oleh masa umrah bisa menggaet penerbangan-penerbangan reguler seperti sebelumnya. ’’Sampai saat ini, penerbangan reguler belum ada. Ini bisa jadi alat stimulus agar maskapai-maskapai reguler bisa terbang di Bandara Ngloram lagi,” terangnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Blora Sakijan akui, upaya tersebut layak diacungi jempol. Menurutnya, ini bisa berdampak positif ke masyarakat Blora dari beberapa sektor. ’’Sudah bagus itu. Ini bisa jadi momen untuk menggaet penerbangan lainnya,” tuturnya.
Namun, dirinya juga berharap agar segera ada penerbangan reguler yang sempat tersedia beberapa waktu lalu. Pihaknya juga sudah turut andil membangun ekosistem bandara dengan cara menggunakan fasilitas penerbangan sebagai transportasi saat kunjungan kerja ke luar kota. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari