Tagihan kartu kredit ini merupakan suatu tanggung jawab nasabah untuk membayar semua transaksi selama satu bulan. Jumlah hutang kamu ditampilkan pada tagihan bulanan yang biasanya mencakup rincian transaksi (pembelian dan penarikan), pembayaran dan biaya lainnya (jika ada).
Pihak penerbit kartu kredit akan mengirimkan tagihan kartu kredit kepada kamu berdasarkan tanggal yang tertera pada tagihan kartu kredit. Sebelum membayar, kamu harus membaca tagihan tersebut dengan cermat untuk memeriksa apakah rincian dan jumlahnya sesuai.
Setelah itu, kamu bisa membayar tagihannya. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui saat membayar tagihan kartu kredit, di antaranya adalah:
1. Batas waktu pembayaran
Tanggal jatuh tempo adalah tanggal terakhir bank penerbit kartu kredit menerima pembayaran kamu, dan akan tercantum pada tagihan. Biasanya bank penerbit kartu kredit selalu mengingatkan kamu untuk membayar tagihan beberapa hari (biasanya 2-3 hari) sebelum tanggal jatuh tempo.
Selain itu kamu bisa dikenakan denda keterlambatan pembayaran, pembayaran invoice baru yang diterima setelah tanggal jatuh tempo juga akan dikenakan bunga yang cukup besar. Nah, untuk berjaga-jaga, ada baiknya kamu melunasi tagihan kartu kredit sekitar 5-7 hari sebelum tanggal jatuh tempo.
2. Jumlah pembayaran
Setelah kamu mengetahui kapan harus melunasi hutang kartu kredit, kini kamu harus memutuskan berapa jumlah yang harus dilunasi. Kamu dapat menggunakan banyak opsi, di antaranya:
A. Pembayaran Minimum (Pembayaran Minimum)
Bank yang menerbitkan kartu kredit sering kali menawarkan rencana pembayaran di mana kamu diperbolehkan membayar sejumlah kecil pada atau sebelum tanggal jatuh tempo. Tujuan dari pembayaran minimum adalah untuk memastikan bahwa kartu kredit kamu berfungsi dengan baik dan untuk menunjukkan bahwa kamu mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh bank penerbit kartu kredit.
Biasanya minimal deposit adalah 10% dari total invoice baru yang tercetak di tagihan atau minimal Rp 50.000,- (mana yang lebih tinggi), ditambah cicilan dan/atau kelebihan pembayaran minimum dan/atau kelebihan biaya.
jika berlaku. Besarannya berbeda-beda tergantung jenis kartu kredit yang ditawarkan masing-masing bank, namun lebih atau kurang dari jumlah tersebut.
Contoh: Misal total utang kamu Rp 10 juta atau 10% x Rp 10 juta = Rp 1 juta. Jumlah tersebut lebih dari Rp 50.000, sehingga jumlah minimum yang harus kamu bayarkan adalah jumlah yang lebih tinggi yaitu Rp 1 juta.
Meski diterima, namun metode pembayaran minimum tidak disarankan karena harus diingat bahwa pembayaran minimum ini tidak sesuai dengan total invoice yang harus kamu bayarkan. Bank penerbit kartu kredit akan membebankan bunga atau bunga atas sisa nilai utang yang belum dibayar pada saat jatuh tempo.
Bunga majemuk disini maksudnya bunga atas jumlah yang belum dibayar akan ditambah dengan jumlah hutang baru berikutnya yang juga akan dikenakan bunga. Jadi total tagihan kartu kredit kamu bulan depan akan bertambah karena adanya bunga.
B. Pembayaran Penuh (Pembayaran Penuh)
Selain pembayaran minimum, kamu juga diperbolehkan membayar seluruh jumlah yang tertera pada lembar tagihan kamu. Dianjurkan untuk menggunakan metode pembayaran penuh, terutama jika kamu membayar tagihan sebelum tanggal jatuh tempo, karena dengan cara ini kamu tidak akan dikenakan bunga apa pun.
C. Pembayaran jumlah berapapun antara jumlah minimum dengan total tagihan bati
Jika kamu memiliki uang yang melebihi jumlah minimum invoice namun tidak cukup untuk membayar tagihan secara penuh, maka kamu dapat membayar berapa pun antara jumlah minimum invoice dan total invoice baru. Hal ini antara lain mengurangi jumlah utang yang belum dibayar yang akan dikenakan bunga, hingga mengurangi beban utang yang harus kamu bayar pada bulan berikutnya.
3. Metode pembayaran
Setelah kamu mengetahui berapa jumlah yang harus kamu bayarkan dan kapan kamu melunasi tagihan kartu kredit. Maka ada beberapa metode atau saluran pembayaran yang bisa kamu gunakan. Ada berbagai cara bank menawarkan pembayaran kartu kredit, yaitu:
A. Tepatnya di kantor cabang
Kamu bisa langsung mendatangi kantor bank penerbit kartu kredit untuk membayar tagihan kartu kredit kamu. Langkah-langkahnya kurang lebih seperti ini:
- Ambil slip pembayaran, bisa berupa slip pembayaran khusus kartu kredit atau slip setoran, tergantung bank yang bersangkutan. Jika tidak ada informasi tertulis tentang cara melakukan pembayaran kartu kredit di bank terkait, silakan menghubungi manajer perusahaan.
- Isi slip setoran, biasanya dengan nama kamu , nomor rekening kartu kredit dan jumlah yang ingin kamu bayarkan, serta tanda tangan.
- Setelah semuanya selesai, kamu tinggal mengantri di kasir dan menyerahkan pembayaran tagihan kartu kredit.
- Cara pembayaran melalui teller ini biasanya dikenakan biaya yang tinggi, berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 100.000.
B. Melalui ATM, SMS banking, mobile banking atau internet banking
Selain membayar langsung di cabang bank penerbit kartu kredit, kamu juga dapat membayar melalui ATM, SMS Banking, Mobile Banking atau Internet Banking, selama bank penerbit kartu kredit kamu menyediakan layanan tersebut.
Jika kamu menggunakan ATM, SMS banking, atau Internet banking dari bank yang sama dengan bank yang menerbitkan kartu kredit kamu, biasanya tidak ada biaya atau pungutan apa pun, kecuali layanan melalui phone banking yang biasanya dikenakan biaya Rp 3.000.
Namun jika menggunakan ATM, SMS banking, atau internet banking bank lain akan dikenakan biaya tambahan antara Rp 5.000 hingga Rp 7.500, tergantung banknya.
Cara melakukan pembayaran kartu kredit melalui ATM dan Internet Banking kurang lebih sama dengan pembayaran pada umumnya yaitu:
- Pilih menu pembayaran
- Dari menu Pembayaran, pilih Kartu Kredit
- Ikuti petunjuknya dan masukkan jumlah yang ingin kamu bayarkan dan nomor kartu kredit kamu saat diminta.
Sedangkan untuk SMS banking, kamu dapat meminta kepada bank penerbit kartu kredit kamu perintah yang perlu dimasukkan melalui SMS untuk membayar tagihan kartu kredit, dan biaya sesuai tarif SMS.
C. Auto Debit
Jika kamu memiliki rekening tabungan di bank yang sama dengan bank penerbit kartu kredit, maka kamu bisa memanfaatkan fitur debet otomatis atau auto debet yang artinya pembayaran akan dipotong atau dihapus langsung ke rekening tabungan. Biasanya proses transaksi pembayaran kartu kredit ini gratis.
D. Dari Drop Box
Drop box adalah tempat pembayaran dilakukan dengan cara mengisi formulir amplop dan langsung memasukkan uang ke dalam amplop formulir tersebut, kemudian dimasukkan ke dalam kotak seperti kotak. Drop box ini biasanya ditawarkan oleh bank luar negeri, misalnya HSBC, RBS, Citibank, dll.
Itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan dan cara membayar tagihan kartu kredit dengan cepat dan mudah. (kam)
Editor : Hakam Alghivari