BLORA, Radar Bojonegoro – Sejumlah masyarakat Blora penerima bantuan sosial (bansos) berupa beras menjualnya di pasar. Itu dilakukan karena mereka tidak doyan dengan kualitas beras yang diberikan. Saat dimasak nasinya agak keras.
Salah satu pedagang sembako di Pasar Sidomakmur Blora yang enggan disebut namanya mengakui mendapatkan beras bansos dari masyarakat. Menurutnya, hampir semua penerima bansos menjual berasnya.
‘’Karena setelah dimasak jadi nasi itu agak keras. Jadi kami ecer dan oplos dengan beras yang lebih bagus kualitasnya,’’ jelasnya.
Menurutnya, kualitas beras bansos tersebut masih kurang diterima lidah masyarakat. Hingga, perlu mengoplos dengan beras yang lebih baik kualitasnya. ‘’Jadi skemanya begitu. Biasanya pedagang menjual 5 kilogram itu Rp 54 ribu,’’ jelasnya.
Ia menjelaskan, dia menjual beras bansos karena juga untuk mencukupi kebutuhan. Tidak hanya dia yang menjual kembali bansos tersebut.
‘’Karena kami wong cilik jadi kurang paham boleh atau tidak. Yang penting tidak ada potongan atau korupsi dari atas. Alhamdulillah kami menerima dengan gratis,’’ tuturnya. (hul/zim)
Editor : Hakam Alghivari