RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dua varietas uwi asal Kecamatan Margomulyo Bojonegoro, yakni uwi ungkal (ungu) dan uwi bahana (putih), telah mendapatkan pelepasan varietas. Sementara itu, ada empat tanaman lokal lainnya baru mengantongi tanda daftar.
Di antaranya, Durian Pandan Arum dan Durian Mugit dari Desa Klino, Kecamatan Sekar. Kemudian, Jambu Air Pleles (Plesungan Lestari) dari Desa Plesungan, Kecamatan Kapas. Serta, Alpukat Gonja (Gondang Jaya) dari Kecamatan Gondang.
Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Ida Yuliastuti menyampaikan, tanaman yang sudah dilepas varietas, yakni Uwi Ungkal dan Uwi Bahana. Pelepasan varietas dua Uwi dari Kecamatan Margomulyo tersebut terjadi pada 2025 lalu.
Baca Juga: Profesor Agroteknologi UMG, Lahirkan Dua Varietas Tebu Unggul; Dukung Swasembada Gula Nasional
"Yang sudah dilepas varietas, Uwi Ungkal dan Uwi Bahana," ujarnya. Selain dua varietas uwi tersebut, Bojonegoro juga memiliki Pisang Subliro (Susu Blirik Bojonegoro) yang sebelumnya telah mendapat pelepasan varietas beberapa puluh tahun lalu.
"Kalau pisang subliro sudah lama banget dilepas. Sudah puluhan tahun. Zamannya (Bupati) Pak Yoto," jelasnya. Selain tiga varietas tersebut, menurut Ida sapaannya, belum ada varietas lain di Bojonegoro yang sedang dalam proses pelepasan varietas lagi saat ini.
"Belum ada," terangnya. Sementara itu, empat varietas lain yang sebelumnya juga pernah didaftarkan. Yakni, meliputi Durian Pandan Arum, Durian Mugit, Jambu Air Pleles, dan Alpukat Gonja. Hanya mendapat tanda daftar saja. Tidak sampai pada pelepasan varietas.
"Yang ini (Durian Pandan Arum, Durian Mugit, Jambu Air Pleles, dan Alpukat Gonja) hanya tanda daftar saja," ujarnya. Dengan pelepasan varietas ini, maka ketiga tanaman yang telah dilepas varietasnya tersebut telah resmi terdaftar menjadi milik Bojonegoro. Maka, tidak dapat diklaim daerah lain. Meski, penanaman tidak hanya bisa dilakukan di Bojonegoro. Tapi, juga bisa di daerah lain. (ewi/bgs)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah