RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ratusan siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mengalami gejala keracunan dalam dua hari berturut-turut, Rabu (1/10) hingga Kamis (2/10). Dugaan sementara, insiden tersebut dipicu setelah mereka mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG).
Di SMA Negeri 1 Kedungadem, sebanyak 500 siswa dan guru mengeluhkan gejala ringan, 22 siswa harus mendapat perawatan di puskesmas, 60 siswa izin tidak masuk sekolah, bahkan tiga guru ikut mengalami gejala yang sama.
Kasus serupa juga menimpa tujuh siswa SD Negeri Tumbrasanom yang harus dilarikan ke puskesmas. Sementara di MTs Nabawi, sebanyak 10 siswa mendapatkan perawatan dengan keluhan yang sama.
Baca Juga: Disnakkan Bojonegoro Gelar ToF Program Gayatri, Siapkan Fasilitator Andal di Lapangan
Kronologi Kejadian Diduga Keracunan MBG di Kedungadem
Berdasarkan keterangan di lapangan, siswa SMA Negeri 1 Kedungadem mulai mengonsumsi MBG pada Rabu (1/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Gejala keracunan muncul pada sore hingga malam hari, kemudian berlanjut keesokan paginya.
Baca Juga: Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Bojonegoro Tahun Depan Belum Diketahui
Sedangkan di SD Negeri Tumbrasanom, siswa mengonsumsi MBG pada Kamis (2/10) pukul 09.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 10.26 WIB, beberapa siswa mulai merasakan gejala.
Hal serupa dialami siswa MTs Nabawi. Mereka mengonsumsi MBG pada pukul 12.00 WIB, Kamis (2/10). Dua jam berselang, sekitar pukul 14.00 WIB, siswa mulai mengeluh tidak enak badan. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari