RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Warga Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo mengeluhkan genangan air selokan area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro.
Warga menduga bersumber dari pembuangan air RS. Pihak pemerintah desa (pemdes) mengklaim belum ada laporan.
Sementara itu, manajemen RSUD Sumberrejo membantah membuang air di selokan setempat.
‘’Jalan raya utama depan RSUD Sumberrejo itu basah terus. Karena ada kebocoran selokan,” kata Putra, salah satu warga Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo kemarin (12/4).
Putra melanjutkan, kebocoran itu membuat genangan air dan menyebabkan jalan berlubang.
Meski kadah ditambal, selokan tidak pernah diperbaiki. Bahkan, juga terdapat selokan samping RSUD Sumberrejo yang mengarah langsung depan rumah warga.
Tepatnya di daerah sekitar Dusun Badug, Desa Sumuragung, kecamatan setempat. ‘’Kadang meluber sampai ke jalan depan rumah warga,” keluhnya.
Menurutnya, genangan air karena bocornya selokan sudah terjadi sejak tahun lalu. Namun, belum ada yang berani melapor. ‘’Sepertinya warga dan ketua RT tidak berani lapor atau bodo amat,” katanya.
Tapi, lanjut dia, yang jadi persoalan kebocoran selokan yang tidak diperbaiki membuat aspal kian terkikis dan berlubang. Meski beberapa kali diaspal kejadian kembali terulang.
‘’Kadang ditambal aspalnya tapi sampai kapan ditambal terus kan yang jadi masalah selokan, makanya aspal terkikis,” ujar dia.
Kepala Dusun (Kasun) Badug, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo Achmad Chusni mengaku, terkait kebocoran selokan area RSUD Sumberrejo pihaknya belum mengetahui secara pasti. Namun, saat hujan deras memang menjadi langganan genangan karena titik dataran rendah.
Dia mengaku belum pernah menerima laporan tentang kebocoran selokan. Jika ada aduan dari warga bisa disampaikan secara lisan dan tertulis.
Kemudian, ditindaklanjuti kepala desa (kades) dan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terakit. ‘’Iya, sejauh ini setahu saya belum ada laporan ke pemdes,” katanya terpisah.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Sumberrejo dr. Ratih Wulandari membantah genangan air tidak berasal dari pembuangan air rumah sakit. Melainkan saluran air umum warga.
Sebab, aliran ke arah timur terhambat sehingga meluap di area trotoar RSUD Sumberrejo. Ratih mengklaim pembuangan limbah rumah sakit sudah sesuai prosedur dan aman bagi lingkungan sekitar. ‘’Genangan air tidak dari RSUD. Meniko saking saluran air umum warga (Itu dari saluran air umum warga, red). Karena aliran ke arah timur terhambat,” katanya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana