BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Progres pembangunan drainase dan trotoar di ruas jalan protokol di kawasan Bojonegoro telah selesai akhir tahun lalu. Rinciannya, di Jalan Lettu Suwolo; Jalan Rajawali; Jalan Mayangkoro; dan Jalan Rajekwesi.
Namun, hingga kemarin (7/1) masih terdapat perbaikan di empat titik. Hal tersebut, dilakukan karena adanya kerusakan. Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Iwan Maulana menyampaikan, bahwa secara batas waktu pekerjaan memang telah selesai pada akhir tahun (Desember).
’’Kalau pekerjaan sudah selesai semua, namun tetap ada penyempurnaan,” terangnya. Iwan menambahkan, bahwa penyempurnaan tersebut dilakukan, untuk melihat adanya kerusakan baik dari trotoar maupun saluran drainase.
’’Perbaikan yang dirasa kurang sempurna, dan perbaikan-perbaikan kecil kalau ada kerusakan,” imbuhnya. Sementara itu, pembangunan empat titik trotoar ini juga satu paket dengan penanaman tatebuya dan pule, dan membuat 166 pohon di empat titik tersebut harus dilakukan penebangan. ’’Ada 166 pohon, diganti tabebuya dan pule,” bebernya.
Berdasar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, pembangunan trotoar satu paket dengan saluran drainase. Meliputi, pembangunan saluran drainase dan trotoar Jalan Lettu Suwolo dengan anggaran Rp 5,9 miliar.
Selanjutnya, pembangunan saluran drainase dan trotoar Jalan Rajawali Rp 5,6 miliar. Pembangunan saluran drainase dan trotoar Jalan Mayangkoro Rp 1,08 miliar. Kemudian, pembangunan saluran drainase dan trotoar Jalan Rajekwesi Rp 5,8 miliar. Sehingga, total anggaran sekitar Rp 18,3 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana