Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Antisipasi Banjir, Dinas PU SDA Bojonegoro Pastikan Kondisi Stasiun Pompa Air Baik

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 4 Desember 2024 | 18:44 WIB
CEK POMPA; Petugas mengecek pompa air untuk mencegah banjir di musim hujan. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
CEK POMPA; Petugas mengecek pompa air untuk mencegah banjir di musim hujan. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Mencegah lebih baik daripada mengobati. Termasuk tentang banjir di Bojonegoro. Perlu dicegah sejak dini, karena setiap tahun bisa dipastikan titik-titik tertentu menjadi langganan banjir. Di antaranya dengan memastikan kondisi pompa air yang dibangun dari APBD.

Sepekan terakhir, Bojonegoro diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sempat terjadi genangan air di wilayah kota. Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Sumber Daya Air (SDA) mengklaim telah melakukan pengecekan seluruh pompa air dan dalam kondisi baik.

Kepala Dinas PU SDA Bojonegoro Heri Widodo mengatakan, kondisi pompa air telah dilakukan pengecekan pada awal musim penghujan ini, dan seluruhnya dipastikan dalam kondisi baik.

‘’Terdapat 9 pompa air dengan kapasitas masing-masing 80 hingga 3.000 liter per detik, untuk pengendali banjir,” ungkapnya.

Namun, lanjut Heri, pengoperasian pompa  tak seterusnya berjalan. Karena melihat terlebih dulu kondisi elevasi (ketinggian) sungai Bengawan Solo. ‘’Saat elevasi Bengawan Solo siaga, maka pompa diaktifkan. Begitu sebaliknya, apabila di bawah siaga, air akan mengalir secara gravitasi tanpa opersional pompa,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas PU SDA Bojonegoro, terdapat 9 titik pompa yang diinventarisasi di Dinas PU SDA untuk antisipasi banjir di wilayah Kecamatan Bojonegoro Kota, dua titik pompa di Stasiun Pompa Semanding dengan kapastitas 2.000 hingga 3.000 liter per detik.

Lalu, dua titik di Stasiun Pompa Kalirejo dengan kapasitas 2.000 hingga 3.000 liter per detik, dan 2 unit pompa di Stasiun Pompa Karang Pacar dengan kapasitas 500 liter per detik.

Kemudian, 9 unit pompa portable di Dinas PU SDA dengan kapasitas 80 hingga 200 liter per detik.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu (30/11), membuat 4 titik jalan di Kecamatan Kota tergenang dengan ketinggian 10 hingga 35 cm. Menanggapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro berkoordinasi dengan PU SDA untuk membantu pengerukan di aliran drainase. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pu sda #pompa air #bengawan solo #ABPD #banjir #Hujan #genangan #bojonegoro #Dinas PU SDA Bojonegoro #stasiun pompa #bpbd #musim penghujan #pekerjaan umum