BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Selama debat ketiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati berlangsung Minggu (17/11) membuat kawasan Jalan Veteran disterilkan. Dan, dilakukan pembatasan kendaraan dengan rekayasa lalu lintas (lantas). Karena bertepatan dengan titik lokasi debat, yakni di Hotel Eastern.
Sebanyak 280 personel keamanan juga kembali disiagakan, pada debat publik ketiga tersebut. Guna mengantisipasi hadirnya simpatisan masing-masing pendukung paslon, seperti debat kedua pada 13 November lalu.
’’Kami sudah siapkan rekayasa lalu lintas. Sehingga, pengendara bisa lewat jalur alternatif, untuk menghindari Jalan Veteran,” jelas Kapolres Bojonegoro AKBP Mario Prahatinto. Polisi lulusan Akpol tahun 2004 ini menjelaskan, demi berjalannya kelancaran debat publik Pilkada Bojonegoro, pihaknya akan menerjunkan sekitar 280 personel Korps Bhayangkara, beserta petugas gabungan.
’’Sama seperti yang Minggu (13/11), kami menerjunkan 280 personel untuk berjaga di sekitar lokasi debat,” terangnya. Selain itu, lanjut AKBP Mario, setiap pendukung maupun pihak terkait yang akan memasuki lokasi debat, juga akan dicek terlebih dahulu menggunakan alat detektor logam. ’’Sehingga, barang-barang yang berpotensi membahayakan akan diminta, agar tidak dibawa ke area debat,” imbuhnya.
Terpisah, masing-masing tim Paslon mengklaim tak berencana mendatangkan massa di lokasi debat. ’’Kami dari awal debat pertama tidak pernah mengimbau untuk dihadiri oleh simpatisan,” ungkap Sekretaris Tim Pemenangan Paslon 02 Ahmad Supriyanto.
Supriyanto menambahkan, bahwa para simpatisan yang hadir merupakan inisiatif dari masyarakat sendiri.
Hal senada juga diungkapkan Tim pemenangan paslon nomor urut 01 Amin Tohari. Menurutnya, pihaknya telah mengimbau untuk tetap mentaati peraturan, dan tidak mendatangi lokasi debat. ’’Kami sesuai peraturan atau kesepatakan hanya dihadiri 20 orang saja,” ungkapnya Minggu (17/11). (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana